Cimahi Tantang Birokrasi Lama, SPBE Jadi Senjata Baru

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (Mong)
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menilai digitalisasi bukan sekadar amanat regulasi, melainkan kebutuhan mendesak agar tata kelola pemerintahan lebih efektif, efisien, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

“Penerapan SPBE bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan nyata agar layanan publik lebih cepat, transparan, dan efisien,” kata Ngatiyana saat membuka Rapat Koordinasi Tim SPBE di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Aruman, Cimahi, baru-baru ini.

Baca Juga:Gandeng Vidio, Shopee Luncurkan Inovasi Fitur Belanja Interaktif Vidio Shopping untuk Dorong Pertumbuhan UMKMDiakui KLH, Operasional PGN Guyur Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Menurut Ngatiyana, implementasi SPBE menandai pergeseran penyelenggaraan pemerintahan dari sistem konvensional ke arah digital.

Ia menekankan bahwa dalam RPJMN 2025–2029, digitalisasi ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

Efisiensi dari digitalisasi, kata dia, sudah tampak melalui kegiatan pemerintahan yang bisa diselenggarakan secara daring tanpa menguras banyak sumber daya.

“Digitalisasi kita kedepankan agar pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, cepat, dan transparan,” ujarnya menegaskan.

Dalam forum yang menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat dan Telkom University, Ngatiyana memaparkan capaian Cimahi dalam penerapan SPBE.

Tahun 2024, Cimahi mencatatkan indeks SPBE sebesar 4,15, naik dari 4,02 pada 2023, sekaligus menempatkan Cimahi di peringkat kelima tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat.

“Melalui kolaborasi, Pemkot Cimahi siap menjadi kota dengan tata kelola digital yang modern, transparan, dan berpihak kepada masyarakat,” tutur Ngatiyana.

Baca Juga:Mazda Indonesia Hadir di GIIAS Bandung 2025, Perkenalkan CX-3 Kuro dan CX-60 SportKompetisi ‘Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas’ Dimulai, 1.300 UMKM Berebut Modal Usaha Rp1 Miliar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, menyebut capaian ini tak lepas dari sinergi antar organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengintegrasikan layanan digital.

“Indeks SPBE Kota Cimahi meningkat dari 4,02 pada 2023 menjadi 4,15 pada 2024. Pencapaian ini hasil kerja sama seluruh OPD,” jelas Hendra.

Ia juga membeberkan sejumlah inovasi pelayanan digital yang telah dijalankan Pemkot Cimahi.

Di antaranya aplikasi “Polakami”, yang mendukung pelayanan administrasi pemerintahan, serta “WA Mantap”, kanal WhatsApp terpadu untuk menampung keluhan, aduan, hingga akses layanan publik.

“Penerapan SPBE diharapkan menjadi gerbang menuju Cimahi sebagai Smart City, selain sebagai upaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan,” tegas Hendra menutup. (Mong)

0 Komentar