JABAR EKSPRES – Beberapa tahun terakhir, istilah magic mushroom atau jamur ajaib semakin sering terdengar.
Jamur ini dikenal sebagai jenis jamur psikedelik yang dapat menimbulkan efek halusinasi pada penggunanya.
Walau ada yang menganggapnya bisa dipakai untuk “rekreasi” atau bahkan terapi tertentu, faktanya magic mushroom tetap membawa banyak risiko berbahaya, terutama jika digunakan tanpa pengawasan medis.
Baca Juga:Angsuran KUR Mandiri 2025 di Bulan Oktober, Cek Detailnya Disini!5 Cara Mudah Mendapatkan Saldo DANA Gratis dari Game, Cek Caranya Disini!
Bagi kamu yang penasaran atau pernah mendengar tentang jamur ini, penting untuk memahami sisi gelapnya.
Berikut adalah lima fakta magic mushroom yang berbahaya dan mengapa kamu sebaiknya menjauhinya.
5 Fakta Magic Mushroom yang Berbahaya
1. Mengandung Zat Psilocybin yang Mengubah Kesadaran
Magic mushroom mengandung senyawa aktif bernama psilocybin. Ketika masuk ke dalam tubuh, psilocybin akan diubah menjadi psilocin, zat yang memengaruhi sistem saraf pusat, terutama pada bagian otak yang mengatur suasana hati, persepsi, dan kesadaran.
Efeknya bisa berupa:
- Halusinasi visual maupun suara.
- Distorsi waktu (merasa waktu berjalan sangat cepat atau lambat).
- Sensasi tidak nyata, seolah-olah sedang berada di dunia lain.
Meskipun beberapa orang merasa “senang” atau “tercerahkan”, faktanya perubahan kesadaran ini bisa sangat berbahaya. Banyak kasus orang yang kehilangan kendali atas dirinya setelah mengonsumsi magic mushroom, bahkan sampai melukai diri sendiri.
2. Efek Samping Fisik yang Mengganggu
Selain memengaruhi pikiran, magic mushroom juga menimbulkan berbagai efek samping fisik yang tidak bisa dianggap remeh. Beberapa di antaranya meliputi:
- Mual dan muntah setelah mengonsumsinya.
- Jantung berdebar cepat serta tekanan darah naik.
- Pusing dan gangguan keseimbangan.
- Kejang otot atau gemetar.
Efek ini biasanya terjadi dalam 20–40 menit setelah dikonsumsi dan bisa berlangsung hingga 6 jam. Bayangkan jika seseorang berada di tempat umum atau sendirian saat mengalaminya, risiko kecelakaan tentu akan semakin besar.
3. Berisiko Menyebabkan “Bad Trip”
Salah satu hal yang paling ditakuti pengguna magic mushroom adalah mengalami bad trip. Istilah ini digunakan ketika efek halusinasi justru berubah menjadi mimpi buruk.
Gejala “bad trip” bisa berupa:
- Rasa takut yang luar biasa.
- Paranoia (merasa dikejar atau diawasi).
- Panik hingga histeris.
- Pikiran gelap yang mendorong tindakan berbahaya, termasuk bunuh diri.
- Bad trip bisa sangat traumatis dan meninggalkan dampak psikologis jangka panjang.
