Hari Kesaktian Pancasila, lanjut Adhitia, bukan sekadar seremoni mengenang masa lalu. Lebih dari itu, ia adalah alarm kebangsaan yang mengingatkan bahwa persatuan tidak boleh dianggap selesai, melainkan pekerjaan abadi yang harus terus dirawat.
Dari Cimahi, pesan itu kembali digemakan, menjaga kebersamaan, merawat api Pancasila, agar Indonesia tetap kokoh menghadapi gelombang zaman. (Mong)
