KDM : Yang Diberhentikan Adalah SPPG MBG yang Bermasalah

KDM : Yang Diberhentikan Adalah SPPG MBG yang Bermasalah
KDM : Yang Diberhentikan Adalah SPPG MBG yang Bermasalah. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam waktu dekat bakal merealisasikan pembentukan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Sementara dorongan pemberhentian adalah dilakukan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah.

Itu diungkapkan selepas rakor bersama kepala daerah terkait infrastruktur di Gedung Pakuan, Selasa (30/9). “Fokusnya pada peningkatan kualitas MBG. Yang diberhentikan adalah pelaksana atau SPPG, ” ucapnya.

Pria yang akrab disapa KDM itu melanjutkan, SPPG yang diberhentikan itu tentu tidak semua. “SPPG yang bekerjanya tidak sesuai dengan standar, ” sambungnya.

Baca Juga:Stasiun Bojonegara, Infrastruktur Kunci PGN untuk Distribusi Gas di Jawa BaratBukan Keracunan Lagi! 36 Siswa Cipongkor Ternyata Kena Psikosomatik Gegara Trauma MBG

KDM menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan MoU. Itu terkait pembentukan Satgas khusus MBG.

“Minggu depan nanti MoU. Buat Satgas, ” katanya.

KDM melanjutkan, pihaknya juga bakal membuat layanan aduan. Itu sebagai wadah untuk menampung berbagai keluhan dan aspirasi soal MBG di Jawa Barat.

Itu bisa dimanfaatkan masyarakat atau penerima manfaat MBG mengadu jika menemukan ketidaksesuaian MBG. “Bisa diposting, dimasukin ke media sosial, atau dimasukin ke grup WA, WA pengaduan, ” katanya.

Dari aduan yang masuk itu kemudian akan ditindaklanjuti. “Akan di cek. kemudian dianalisis, dan diperiksa oleh auditor, ” katanya.

Kalau ada ketidaksesuaian maka bisa ditindak. Mulai dari administrasi, pemberhentian, hingga pidana. “karena itu adalah uang negara yang dikorupsi, ” ungkapnya.

Selain itu Pemerintah Provinsi juga ingin mendorong agar dapurnya ada di sekolah-sekolah. Itu untuk memudahkan layanan. (son)

0 Komentar