JABAR EKSPRES – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara tegas membantah kabar yang beredar mengenai rencana penambahan jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Informasi ini sekaligus mengklarifikasi spekulasi yang sempat beredar luas di kalangan pecinta sepak bola dunia.
Turnamen Piala Dunia 2030 yang akan berlangsung di Spanyol, Portugal, Maroko, dan beberapa pertandingan di Amerika Selatan, dipastikan tetap menggunakan format 48 tim. Format ini sama dengan edisi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Sumber terpercaya dari FIFA yang dikutip oleh media The Guardian pada Kamis (25/9) menegaskan, wacana untuk menambah jumlah peserta menjadi 64 tim tidak mendapat dukungan dari Dewan FIFA. Dengan kata lain, ide tersebut belum menjadi agenda resmi organisasi sepak bola dunia tersebut.
Baca Juga:Timnas Indonesia Umumkan Skuad untuk Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tak Ada Nama Hilgers dan Marselino!Sampai Jumpa di West Java Championship, Catat Tanggal Pelaksanaannya!
“Gianni Infantino, Presiden FIFA, tidak akan mampu meloloskan usulan itu di Dewan FIFA meskipun dia menginginkannya,” kata narasumber yang dekat dengan proses pengambilan keputusan di FIFA.
Mayoritas anggota Dewan FIFA, termasuk perwakilan dari berbagai benua, percaya bahwa penambahan jumlah tim menjadi 64 akan merusak kualitas Piala Dunia. Mereka khawatir akan muncul terlalu banyak pertandingan yang kurang kompetitif.
Selain itu, ada kekhawatiran bahwa format 64 tim bisa berdampak negatif pada model bisnis dan komersial FIFA yang selama ini berjalan dengan sukses dengan format 48 tim.
Sebelumnya, rumor soal rencana penambahan jumlah peserta ini muncul usai pertemuan yang berlangsung di Trump Tower, New York. Dalam pertemuan tersebut, disebutkan bahwa FIFA sedang mempertimbangkan memperluas turnamen menjadi 64 tim.
Menurut rumor, dengan format 64 tim, jumlah grup akan bertambah dari 12 menjadi 16. Hal ini tentu akan menambah jumlah pertandingan secara signifikan di Piala Dunia 2030.
Selain itu, ada juga rencana agar lebih banyak pertandingan dapat digelar di negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya dorongan untuk lebih menonjolkan wilayah tersebut dalam penyelenggaraan turnamen.
Saat ini, FIFA mengakui ada 211 tim nasional di seluruh dunia yang terdaftar sebagai anggota resmi. Jika format 64 tim benar-benar diterapkan, berarti sekitar 30 persen dari total anggota FIFA akan bisa berlaga di Piala Dunia.
