Lokasi yang didatangi antara lain rumah ambruk di Citeureup dan wilayah RW 28 Cipageran yang terendam banjir hingga merusak 18 rumah.
“Kami bersama Kepala DPKP meninjau RW 28 Cipageran yang saat hujan deras kemarin terendam banjir. Kami juga menengok rumah warga Citeureup yang atapnya rubuh. Banyak warga mengeluh Cimahi dikepung banjir. Memang curah hujan tinggi, tapi ini jadi pekerjaan rumah kita bersama untuk segera menyelesaikan infrastruktur penanganan banjir,” ucap Adhitia.
Ia menambahkan, penyebab banjir di Cipageran salah satunya akibat sedimentasi yang menutup saluran air lama.
Baca Juga:Real Madrid Bungkam, Raul Asencio Hadapi Dakwaan Penyebaran Video Tak SenonohThierry Henry Desak Arsenal Menangkan Trofi Musim Ini: Waktunya Berhenti Beralasan!
“Daerah ini juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat sehingga penanganannya perlu sinergi antarwilayah,” tuturnya.
Pihaknya mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama menjelang akhir tahun.
“Hujan diprediksi semakin tinggi, mudah-mudahan kita bisa mengantisipasi agar tidak menimbulkan bencana yang lebih besar,” pungkasnya. (Mong)
