Di Hadapan Menteri PKP, Dedi Mulyadi Gagas Pembatasan Kepemilikan Rumah

Di Hadapan Menteri PKP, Dedi Mulyadi Gagas Pembatasan Kepemilikan Rumah
Dedi Mulyadi saat menyampaikan gagasannya soal rumah. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menggagas adanya pembatasan kepemilikan rumah. Hal itu diungkapkan saat Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Sabuga, Kamis (18/9).

Pria yang akrab disapa KDM itu menuturkan, Negara harus batasi kepemilikan rumah.

“Karena tanah habis gara-gara ambil rumah dimana-mana, ” cetusnya.

KDM menyarankan, pembelian aset untuk alasan investasi sebaiknya dialokasikan ke hal lain yang bisa memutar ekonomi.

Baca Juga:Menanti Peran Pemprov Jabar Era Dedi Mulyadi di Eksekusi Tol BIUTRSoal Pajak Penghasilan Ditanggung APBD, Dedi Mulyadi Malah Bandingkan Dirinya dengan Gubernur Terdahulu

“Yang lebih memutar ekonomi,” katanya di hadapan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait.

Dalam kesempatan itu, KDM juga menuturkan gagasannya terkait mengkolaborasikan usaha pertambangan dengan pembangunan proyek di sekitar.

“Kami tengah menyusun regulasi, mengatur siklus. Menyambungkan antara keberadaan tambang, proyek pembangunan dan kontraktor lokal,” sambungnya.

Pihaknya juga menyinggung keberadaan pengembangan perumahan nakal yang kerap merugikan masyarakat, karena kerap terjadi keluhan dari masyarakat.

Misalnya developer tidak lunas saat pembebasan lahan yang akan dibangun perumahan.

“Atau uang sudah masuk (ke developer. Red) tapi unit tak kunjung dibangun, ” cetusnya.

Ia berharap REI bisa menertibkan pengembangan yang demikian. Agar masyarakat atau konsumen tidak dirugikan. (son)

0 Komentar