Menjalani Komplikasi dari Atas Kursi Roda, Nyimas Dewi Arimbi Tetap Wujudkan Mimpi Anaknya Bermain di DBL

Menjalani Komplikasi dari Atas Kursi Roda, Nyimas Dewi Arimbi Tetap Wujudkan Mimpi Anaknya Bermain di DBL
Menjalani Komplikasi dari Atas Kursi Roda, Nyimas Dewi Arimbi Tetap Wujudkan Mimpi Anaknya Bermain di DBL
0 Komentar

“Sebenarnya saya lagi drop. Tapi inilah momen yang saya tunggu-tunggu. Zaki akhirnya bisa bermain DBL. Saya harus datang nonton langsung. Alhamdulillah ada orang baik yang meminjamkan mobil dan oksigen untuk mengantarkan saya ke GOR,” kata Nyimas.

Sayangnya, di laga perdana itu tim putra SMA BSI Palembang langsung kandas. Sekolah Zaki kalah, 27-37 atas SMAN 1 Unggulan Muara Enim. Namun di laga itu, Zaki termasuk moncer. Ia menyumbang 8 poin dan 8 rebound meski timnya kalah 27-37.

Meski hasil belum berpihak, sang ibu tetap bangga. “Saya bilang ke Zaki, jangan nangis. Masih ada tahun depan. InsyaAllah ada bonus dari Allah,” tutur Nyimas sambil menahan air matanya.

Baca Juga:Menkop Minta Suntikan Dana ke Himbara Rp3 Miliar per Kopdes Merah Putih?SPBU Swasta Krisis Pasokan, BBM Impor AS Masih Abu-Abu?

Zaki merupakan anak kedua dari pasangan Nyimas Dewi Arimbi dan Muhammad, keduanya asli Palembang. Ia memiliki seorang kakak perempuan, Aisya Aulia, dengan jarak usia hampir enam tahun.

Awal 2009, keluarga ini mendapat berkah: Nyimas hamil anak kedua. Namun, cobaan berat datang menjelang kelahiran Zaki pada November 2009. Nyimas mengalami hipertensi parah. Kondisi itu membuat proses persalinannya sangat berisiko.

“Zaki akhirnya bisa dilahirkan normal. Tapi saya katanya ketika itu kejang dan seketika koma tiga bulan,” kenang Nyimas. Ia hanya mengingat samar suara tangis bayinya, sebelum kemudian benar-benar sadar ketika Zaki berusia delapan bulan.

Selama Nyimas terbaring sakit, Zaki kecil dirawat ayah dan neneknya. Baru ketika berusia dua tahun, Nyimas mengambil alih perawatan penuh meski sudah harus rutin cuci darah dua kali seminggu. “Sejak saat itu saya tak pernah pisah dengan Zaki. Saya rawat betul dia sampai bisa mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.

Olahraga basket memang sudah melekat pada keluarga besar Nyimas. Selain Anggun, Zaki juga merupakan keponakan dari Tedy Marta Reza. Nama itu adalah mantan pebasket yang kini menjabat Ketua Perbasi Banyuasin.

Zaki pun tumbuh dengan kecintaan pada basket sejak kelas 4 SD. Bakatnya didukung oleh kerja keras di sekolah maupun klub. Meski fokus pada olahraga, ia juga berprestasi di bidang akademik. Nilainya stabil di atas 70, bahkan ia lulus SMP dengan hafalan Juz 30.

0 Komentar