JABAR EKSPRES – Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), keterbatasan modal sering menjadi hambatan terbesar untuk berkembang.
Banyak usaha yang sebenarnya berpotensi tumbuh pesat, namun terkendala dana untuk menambah stok barang, memperluas usaha, atau sekadar menjaga arus kas.
Untuk menjawab masalah tersebut, pemerintah melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro 2025.
Baca Juga:Wow! Segini Ternyata Nilai Kontrak Thom Haye Bersama Persib Bandung, Auto Kaya Raya3 Biaya Transfer Pemain Asing di Super League Musim 2025-2026 yang Bocor ke Publik, Siapa Saja?
Program pembiayaan ini hadir dengan skema yang lebih ramah bagi pelaku UMKM, mulai dari bunga yang sangat rendah hingga tenor cicilan yang panjang.
Menariknya, jika dihitung secara sederhana, cicilan KUR Mikro bisa setara dengan hanya belasan ribu rupiah per harinya sehingga tidak membebani pelaku usaha yang baru merintis maupun yang sudah berjalan.
Di BRI ada tiga jenis KUR yang tersedia, di antaranya KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
Bagi yang ingin mengembangkan usahanya tetapi belum banyak pemasukan, KUR Mikro tampaknya ideal untuk jadi pilihan.
Mengenal KUR Mikro BRI 2025
KUR Mikro BRI 2025 adalah fasilitas pinjaman yang ditujukan khusus untuk pelaku usaha kecil agar mereka bisa memperoleh tambahan modal tanpa perlu khawatir dengan bunga tinggi atau biaya tersembunyi.
Program ini menargetkan mereka yang baru memulai usaha kecil seperti warung, kios, bengkel, atau usaha rumahan.
Atau juga bagi mereka yang sudah menjalankan usaha tetapi membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi.
Baca Juga:KUR BRI Kecil 2025, Pinjaman Mulai dari Rp50 Juta-Rp500 Juta, Cicilan Cuma Rp32.200 per HarinyaLink Live Streaming Laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya Sore Ini
Plafon pinjaman yang ditawarkan berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp50 juta, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Simulasi Cicilan KUR Mikro BRI 2025
Dari plafon pinjaman dari mulai Rp10-Rp50 juta, salah satu yang bisa dipilih para pelaku usaha adalah pinjaman sebesar Rp40 juta.
Pinjaman sebesar Rp40 juta ini tidak akan memberatkan para pelaku usaha, karena memiliki cicilan yang ringan.
Misalnya dengan tenor selama 5 tahun alias 60 bulan, cicilan yang dibayarkan setiap bulannya hanya Rp773.400.
Jika dibagi ke dalam hitungan per hari dalam sebulan atau sekitar 30 hari, maka hanya perlu mengumpulkan uang sebesar Rp25.780 per harinya.
