“Kami menerima masukan dan koreksi dari masyarakat untuk keselamatan, baik bagi siswa maupun pekerja. Namun, yang paling krusial adalah percepatan penanganan aset, karena itu sangat mempengaruhi progres renovasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SMPN 6 Cimahi, Edi Mulyadi, menuturkan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kualitas pendidikan di daerah.
“Awalnya program hanya difokuskan pada perbaikan toilet. Namun setelah adanya tambahan anggaran, renovasi meluas hingga ke bagian atap, dinding, lantai, serta lima ruang kelas,” ungkap Edi.
Baca Juga:Thom Haye Siap Tempur, Persib Targetkan Kemenangan di Laga Kontra PersebayaDPR Minta Mabes TNI Jelaskan Dugaan Tindak Pidana Ferry Irwandi: Jangan Sampai Langgar Putusan MK
Menurut Edi, sekolah menyadari bahwa kondisi sarana prasarana yang rusak dapat berdampak pada kenyamanan siswa dan guru saat proses belajar mengajar berlangsung.
“Revitalisasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak yang selama ini dihadapi pihak sekolah,” pungkas Edi.
