“Namanya juga pengabdian. Bukan semata-mata soal gaji, tapi kebanggaan bisa menjaga lingkungan,” ucapnya sambil tersenyum.
Seragam abu-abu yang dikenakan Alit juga bukan sekadar pakaian. Menurutnya, diberikan langsung oleh pemerintah desa, seragam itu membuatnya merasa lebih percaya diri dan profesional saat menjalankan tugas Linmas.
Pengalaman berharga juga ia dapatkan lewat pelatihan yang digelar Pemkab Bogor di Cisarua beberapa waktu lalu. Bersama anggota Linmas dari desa lain, Alit belajar soal penanganan kebencanaan, evakuasi korban runtuhan gempa, penyelamatan korban tenggelam, hingga teknik dasar pemadam kebakaran, dan menjaga keamanan wilayah.
Baca Juga:Eva Rudy Susmanto Dorong Digitalisasi PKK dan Gerakan Menanam Pohon di Kabupaten BogorBupati Bogor Tinjau Proyek Strategis Nasional Bendungan Cibeet dan Cijurey
“Ilmunya bermanfaat sekali, setidaknya kami tahu apa yang harus dilakukan kalau ada bencana atau ada sesuatu yang mencurigakan di sekitaran desa,” ujarnya.
Peran Linmas seperti Alit semakin penting setelah Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 1 September 2025 tentang upaya menjaga kondusifitas wilayah.
Salah satu poin pentingnya adalah menginstruksikan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap RT dan RW secara humanis.
Bagi Alit, Surat Edaran terbaru ini sudah sejalan dengan praktik Linmas sehari-hari di lapangan.
“Kami tentu mendukung penuh adanya Siskamling, Linmas dan warga tentu harus saling melengkapi. Kami juga Linmas semakin semangat bertugas terlebih setelah adanya SE terbaru dari Pak Bupati ini,” katanya.
Di usianya yang sudah memasuki senja, Alit tidak menganggap tugas ini sebagai beban. Ia justru bersyukur tetap diberdayakan, dilibatkan, dan dipercaya sebagai seorang Linmas untuk menjaga keamanan desa.
“Selama masih sehat, walaupun saya perempuan, saya tetap ingin membantu menjaga keamanan wilayah desa, terlebih ini desa tempat saya tinggal,” ujarnya.
Baca Juga:Tindaklanjuti Dugaan Gratifikasi Libatkan Kades Cikuda, Polres Bogor Sita Sejumlah Dokumen Kantor DesaBupati Bogor Resmikan Monumen Perjuangan Jonggol, Kenang Jasa Mayor Oking
Kehadiran Alit Romlah pun menjadi bukti bahwa pengabdian tidak mengenal usia maupun gender.
Mengenakan seragam abu-abu yang diberikan langsung oleh pemerintah desa, Alit merasa percaya diri dan profesional saat bertugas, sekaligus menunjukkan bahwa perempuan pun mampu berdiri di garda depan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga desa.
