JABAR EKSPRES – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, terus mendorong penguatan kapasitas kader dan efektivitas program pemberdayaan keluarga melalui digitalisasi dan aksi nyata di lapangan. Hal ini disampaikannya saat meninjau kegiatan Bina Daerah (Binda) dan Ngamumule Indung di Kecamatan Megamendung, Rabu (10/9).
Dalam kesempatan tersebut, Eva juga meresmikan Gedung PKK Kecamatan Megamendung, menandai komitmen untuk memperkuat kelembagaan PKK di tingkat kecamatan. Selanjutnya, ia melanjutkan agenda ke Kecamatan Cisarua dengan melaksanakan Gerakan Penanaman Pohon. Sebanyak 50 pohon ditanam di lahan-lahan tandus, dan kegiatan ini direncanakan menjadi program rutin.
“Pembinaan PKK menjadi penting untuk meningkatkan pola kemitraan dengan lembaga-lembaga di tingkat kecamatan dan desa, sehingga program PKK lebih berhasil dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya pada pemenuhan hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ujar Eva. Digitalisasi dan Penguatan Lima Pokja PKK
Baca Juga:Komitmen Nyata Terapkan GRC dalam Bisnis, PGN Raih TOP GRC Award 2025Biar Kulit Halus Lagi, Ini 7 Cara Sederhana Atasi Pori-Pori Membandel
Eva menjelaskan bahwa kegiatan Bina Daerah tahun ini menyasar lima bidang pembinaan utama, salah satunya melalui digitalisasi administrasi PKK berbasis e-PKK, peningkatan kapasitas kader, dan penguatan kelompok dasawisma.
“Pokja 1 fokus pada pola asuh anak dan remaja di era digital serta pembinaan karakter keluarga. Pokja 2 mencakup Gerakan Keluarga Indonesia melalui Gelari Pelangi dengan lomba gemar membaca, rumah pendidikan, keterampilan, kampung mandiri, UP2K, dan koperasi,” katanya.Sementara itu, Pokja 3 dikembangkan dengan memperkuat program Aku Hatinya PKK, sedangkan Pokja 4 berfokus pada transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu yang sesuai dengan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Apresiasi Inovasi Lokal dan Peran KeluargaEva juga memberikan apresiasi terhadap inovasi Camat Megamendung yang menggagas pengajian anak-anak sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Menurutnya, peran keluarga, khususnya ibu, sangat krusial dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Indonesia akan menjadi negara yang kuat apabila kita berhasil mendidik anak-anak menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tegasnya.Di akhir kegiatan, Eva mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, melalui tindakan yang sederhana namun berdampak besar.
