JABAR EKSPRES – Tren membuat foto miniatur action figur kini sedang digandrungi banyak orang. Hanya dengan memasukkan sebuah foto, kita bisa langsung mendapatkan hasil foto super detail nyaris sama dengan aslinya.
Dengan bantuan teknologi Artificial Intelegent (AI), membuat foto action figur mini ini menjadi sangat mudah. Tren ini sudah diikuti oleh netizen dari semua kalangan, anak-anak, remaja hingga dewasa, bahkan emak-emak dan lansia juga ingin mencobanya.
Kini di sosial media bisa kita temukan banyak orang memamerkan hasil editannya, ada yang foto motor, mobil, foto pasangan, anak hingga foto rombongan sekeluarga.
Baca Juga:Sinopsis Film Gereja Setan, Diangkat dari Kisah Nyata Komedian Mongol Stress yang Bakal Bikin Kamu MerindingAplikasi 68EA Atau GS Investment Ternyata Belum SCAM, Apakah Masih Menguntungkan?
Bahkan ada juga yang membuatnya dengan memasukkan foto artis atau idolanya, kemudian sengaja menguplodnya ke sosial media dan menandai artis tersebut untuk mendapat perhatiannya.
Kini muncul pula tren baru yang bukan hanya mengedit foto, bahkan sudah video yang seakan-akan memegang patung miniatur diri sendiri .
Keseruan membuat tren edit foto miniatur ini memang sangat mengasyikkan dan tidak membosankan, kita bisa dengan mudah bereksperimen mencoba berbagai macam foto yang kita inginkan.
Sayangnya ada yang menganggap mengedit foto menjadi mini action figur disamakan dengan menbuat patung yang sangat dilarang dalam Islam. Benarkah demikian?
Belum jelas dari mana anggapan tersebut bermula, namun ada tulisan yang diunggah di sebuah grup Islami yang membahas perihal tersebut.
“Sebagai seorang muslim harus punya komitmen dan prinsip, bahwa apa yang bukan dari ajaran agamanya dan apa yang bertentangan dengan ajaran agamanya. Maka ia harus tinggalkan.” tulis postingan tersebut
Tulisan tersebut juga menyoroti tentang mengikuti tren yang sedang viral.
“Seorang muslim semestinya tidak perlu apa² harus ikut latah, sehingga apa yang sedang trend dan viral tidak meski harus di ikuti dan ikut memviralkan.” tulisnya.
Baca Juga:3 Drama Time Travel Mirip Bon Appetit, Your Majesty, Seru dan Bikin Gak Bisa Move OnBPJS Kesehatan Bandung Dorong Transformasi Digital FKRTL melalui Evaluasi dan Sosialisasi Bridging
Kemudian, postingan tersebut mulai menyinggung tentang tren editing foto miniatur AI.
“Sekarang lagi marak menggunakan aplikasi AI dengan membuat gambar 3D, Mirisnya banyak dari kaum muslimin yg mengikuti Tren ini bahkan mencoba untuk membuat gambar dan patung pada dirinya dan sanak keluarganya. Bahkan banyak dari kalangan ikhwan dan akhwat yg ikut tren ini Padahal sudah jelas dalam agama islam bahwa semua jenis gambar dan patung yg bernyawa itu adalah salah satu bentuk kesyirikan yg telah dilakukan.”
