JABAR EKSPRES – Dalam beberapa waktu terakhir, banyak bermunculan aplikasi investasi yang menawarkan keuntungan besar dengan cara mudah. Salah satunya adalah AI Kekayaan Pro, aplikasi yang mengklaim bisa memberikan penghasilan tambahan hanya dengan menyewa robot virtual. Pertanyaannya, apakah aplikasi ini benar-benar aman untuk digunakan, atau justru berisiko tinggi dan berpotensi merugikan penggunanya?
Aplikasi AI Kekayaan Pro menggunakan skema investasi berupa penyewaan robot. Pengguna diminta untuk melakukan deposit terlebih dahulu, kemudian uang tersebut digunakan untuk “menyewa” robot yang diklaim bisa menghasilkan keuntungan harian.
Sekilas, sistem ini terdengar menjanjikan. Namun, pola seperti ini sebenarnya sudah sering digunakan oleh aplikasi lain yang akhirnya terbukti sebagai penipuan investasi bodong. Salah satunya adalah aplikasi Reset Card, yang sebelumnya viral dan menggunakan skema penyewaan mobil. Kini, aplikasi tersebut sudah kolaps, situs resminya hilang, dan banyak pengguna menjadi korban.
Baca Juga:Benarkah Aplikasi EMDEX Penghasil Uang Ini Aman atau Penipuan Investasi? Fakta Penipuan Aplikasi AI Kekayaan Pro, Mirip Modus RisetCar yang Sudah Scam
Di Google Play Store, AI Kekayaan Pro saat ini memiliki rating tinggi dan sudah diunduh oleh puluhan ribu pengguna. Namun, penting untuk diingat bahwa:
- Rating aplikasi bisa dimanipulasi dengan review palsu atau dibeli.
- Saat aplikasi masih berjalan, biasanya ulasan yang muncul terlihat positif.
- Begitu aplikasi scam terungkap, barulah muncul review asli dari korban dengan rating rendah.
Kasus serupa juga terjadi pada aplikasi Reset Card, yang awalnya mendapat rating 4,8 bintang, lalu anjlok menjadi 1,3 setelah terbukti scam.
Beberapa tanda mencurigakan dari AI Kekayaan Pro antara lain:
1. Top-up melalui rekening pribadi. Saat pengguna mencoba mengisi saldo, rekening tujuan bukan atas nama perusahaan resmi, melainkan individu.
2. Nomor rekening berganti-ganti. Praktik ini mirip dengan modus aplikasi scam sebelumnya.
3. Tidak ada izin resmi dari OJK. Hingga kini, tidak ada bukti bahwa AI Kekayaan Pro terdaftar atau diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Dengan indikator tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini sangat berisiko.
AI Kekayaan Pro bukan satu-satunya aplikasi dengan modus seperti ini. Ada juga aplikasi lain seperti Nick Group yang menggunakan pola serupa:
- Menawarkan investasi palsu.
- Menggunakan rekening pribadi untuk deposit.
- Beroperasi seolah-olah resmi, padahal tidak terdaftar di OJK.
