Remaja 16 Tahun Meninggal Dunia Akibat Terseret Arus Sungai Cisadane Sejauh 500 Meter

Remaja 16 Tahun Meninggal Dunia Akibat Terseret Arus Sungai Cisadane Sejauh 500 Meter
Ilustrasi seorang remaja tenggelam terbawa arus Sungai Cisadane sejauh 500 meter. (Dok. Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Remaja 16 tahun dinyatakan meninggal dunia akibat terseret arus di Sungai Cisadane, Desa Kuripan, Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Mulanya, korban bernama Arya Ruli bersama keempat temannya pergi ke Sungai Cisadane, sekitar pukul 17.00 WIB, pada Selasa (2/9/2025). Kemudian, korban memutuskan berenang sendiri dan keempat temannya tetap berada di pinggir Sungai Cisadane.

Kapolsek Parung Maman Firmansyah mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melambaikan tangan seperti meminta tolong.

Baca Juga:Malang! Seorang Pelajar Meninggal Dunia Terlindas Truk di Rumpin BogorBentrokan Antar Kampung! Satu Orang Meninggal Dunia di Jasinga, Polisi: Warga Perlu Menahan Diri

“Saksi sempat melihat korban melambaikan tangan seperti meminta pertolongan sebelum akhirnya terseret arus deras dan pusaran air hingga hilang dari permukaan,” ungkap Maman, pada Rabu (3/9/2025).

Lalu, pihak gabungan melakukan pencarian Arya Ruli. Tapi, karena kondisi gelap pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Rabu pagi.

Lebih lanjut, pada Rabu sekitar pukul 05.30 WIB korban ditemukan oleh pamannya yang bernama Mahfudin alias Piye bersama tim pencarian.

Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal tempatnya berenang dan jasadnya tersangkut pada batu besar yang berada di aliran sungai.

“Lokasi penemuan berada sekitar ± 500 meter dari tempat awal korban berenang. Saat ditemukan, jasad korban tersangkut di batu besar di aliran sungai,” jelasnya.

Keluarga dari korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Dirinya juga mengimbau, masyarakat khususnya anak-anak dan remaja agar tidak mandi di sungai saat arus deras untuk mencegah kejadian serupa.

Baca Juga:Tertimbun Longsor Sampah di TPAS Galuga, Operator Alat Berat Meninggal Dunia!Hilang Tiga Hari, Warga Ciseeng Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Sumur

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada warga, BPBD, Damkar, serta seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Kami mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, agar tidak mandi atau berenang di sungai ketika arus deras, demi mencegah terulangnya musibah serupa,” pungkasnya.

0 Komentar