JABAR EKSPRES – Polres Bogor mengimbau, agar masyarakat Kampung Peuteuy dan Kampung Parung Sapi Kaum agar menahan diri agar tidak kembali terjadi gesekan antar warga.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, dirinya telah mengumpulkan para tokoh Kampung Peuteuy dan Kampung Parung Sapi Kaum agar menahan diri dan mencegah timbulnya dendam.
Dia menutur, para tokoh dari kedua kampung tersebut berjanji akan membantu pihak kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan antar warga itu.
Baca Juga:Tanggapi Imbauan Gubernur Jabar, Bupati Bogor Gratiskan PBB!Naik Sepeda Ontel, Bupati Bogor Bersama Wali Kota Bogor Resmikan Kelder Air Mancur sebagai Cagar Budaya
Ia menambahkan, pihak Polres Bogor akan segera melakukan penyelidikan untuk mencari serta menangkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
“Semalam saya telah mengumpulkan para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Kp Peutey dan Kp Parung Sapi Kaum, saya sampaikan agar semua tokoh dapat mengimbau warganya supaya semua menahan diri, agar tidak kembali terjadi gesekan,” kata Wikha lewar pesan tertulisnya, pada Senin (18/8/2025).
“Para tokoh berjanji akan membantu pihak kepolisian dalam menyelesaikan permasalahan warga, dan saya beserta jajaran Polres Bogor segera melakukan penyelidikan guna mencari dan menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” lanjut dia.
Keributan Terjadi pada Bulan Lalu
Pada 26 Juli lalu, terjadi keributan antara suporter saat pertandingan turnamen sepakbola tingkat Rukun Warga (RW) se-Desa Kalong Sawah, Jasinga, Kabupaten Bogor.
Keributan itu terjadi antara RW 04 Kampung Kalong Dagul dengan RW 01 Kampung Peuteuy di Lapangan Kampung Peuteuy.
Kemudian, pihak kepolisian mengundang Pemerintah Desa (Pemdes) Kalong Sawah, panitia penyelenggara, hingga suporter untuk dilakukan mediasi di Polsek Jasinga.
“Dengan hasil semua pihak sepakat pertandingan turnamen Sepakbola Pordes Desa Kalong Sawah dihentikan,” kata AKBP Wikha.
Turnamen Digelar Kembali Tanpa Sepengetahuan Polisi
Baca Juga:Dedie Rachim Kukuhkan 38 Paskibraka Kota Bogor: Harap Bisa Kibarkan Merah Putih dengan Khidmat dan LancarMeriahkan Semangat HUT RI ke-80, Polres Bogor Gelar Trofeo Fun Football
Turnamen tingkat RW itu, kembali digelar kembali pada 9 Agustus tanpa sepengetahuan Polsek Jasinga. Pertandingan tersebut digelar dengan ketua penyelenggara yang berbeda dari sebelumnya dan tidak mengikutsertakan Kampung Peuteuy dalam pertandingan itu.
“Pada 09 Agustus 2025, tanpa sepengetahuan Polsek Jasinga bahwa turnamen sepakbola Desa Kalong Sawah dimulai kembali dengan ketua penyelenggara yang berbeda diikuti 10 Tim (tanpa Kp. Peuteuy),” jelas AKBP Wikha.
