JABAR EKSPRES,– PT Narend Global Utama bekerjasama dengan PT Arkana bangun fasilitas Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) Retester di Ciherang, Kabupaten Cianjur. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat aspek keselamatan serta kualitas tabung LPG yang beredar di masyarakat, sekaligus mendukung program pemanfaatan energi bersih dan aman.
BPT Retester merupakan bengkel khusus yang dilengkapi dengan sarana dan peralatan berstandar tinggi untuk melakukan retest (pengujian ulang), repaint (pengecatan ulang), dan repair (perbaikan) tabung LPG. Pendirian fasilitas ini hanya dapat dilakukan oleh lembaga atau badan usaha yang telah memenuhi persyaratan ketat serta mendapat persetujuan dari PT Pertamina Patra Niaga selaku entitas resmi yang mengawasi distribusi dan standar mutu LPG di Indonesia.
Direktur Utama PT Narend Global Utama, Pahad Alghifari, menegaskan pentingnya keberadaan BPT Retester bagi keselamatan masyarakat.
Baca Juga:IAW Soroti Pengadaan Perangkat Intelijen yang Dinilai Tidak EfektifJutaan Rekening Judol Terbongkar, IAW: Bank Harus Ikut Diproses Hukum
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Tabung LPG yang digunakan sehari-hari harus benar-benar aman. Melalui BPT Retester, kami memastikan setiap tabung yang kembali digunakan telah melalui uji kelayakan, perawatan, dan sertifikasi sesuai standar nasional maupun internasional,” ujarnya, Kamis (3/9/2025).
Diungkapkan Pahad, secara garis besar, fasilitas ini memiliki tiga fungsi utama. Antara lain, Pengujian Ulang (Retest), Pengecatan Ulang (Repaint) dan Perbaikan (Repair).
1. Pengujian Ulang (Retest)
Setiap tabung LPG akan melewati serangkaian pemeriksaan dan pengujian teknis untuk memastikan tidak ada kebocoran, retakan, atau kelemahan struktural.
“Dengan retest berkala, risiko kecelakaan akibat tabung rusak dapat ditekan secara signifikan,” jelas Pahad.
2. Pengecatan Ulang (Repaint)
Setelah dinyatakan aman, tabung akan melalui proses pengecatan ulang. Selain memperbaiki tampilan, pengecatan juga berfungsi melindungi tabung dari karat dan korosi sehingga umur pakai lebih panjang.
3. Perbaikan (Repair)
Jika ditemukan kerusakan minor, tabung dapat diperbaiki agar kembali layak digunakan.
“Perbaikan ini dilakukan dengan standar teknis yang ketat, sehingga tidak mengurangi aspek keselamatan pengguna,” jelasnya.
Baca Juga:Peringati Hari Kemerdekaan RI & Hari Nyamuk Sedunia, 20.000 Siswa SD Jadi “Pahlawan” Pencegah DBDSemangat Membangun Tanah Air Bersama LeichtMix
Dengan tiga layanan utama ini, lanjut Pahad, BPT Retester bukan hanya menjadi pusat perawatan teknis, tetapi juga berperan sebagai garda depan dalam menjamin keamanan pasokan energi LPG.
