Di akhir pernyataannya, Sri Mulyani menyerukan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dalam menyampaikan aspirasi.
Demonstrasi diperbolehkan, tetapi tidak dengan cara menjarah, membakar, atau melukai.
“Mari kita bangun Indonesia bersama, tanpa menebar kebencian, merusak, atau memecah belah. Kami mohon maaf karena masih banyak kekurangan. Bismillah, kami akan terus memperbaikinya,” pungkasnya.
