Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Edukasi Pencegahan Diare di SDIT Matahati dengan Sabun Buatan Sendiri

Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Edukasi Pencegahan Diare di SDIT Matahati dengan Sabun Buatan Sendiri
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Edukasi Pencegahan Diare di SDIT Matahati dengan Sabun Buatan Sendiri. (foto: Gya)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana melaksanakan program pengabdian masyarakat di SDIT Matahari.

Kegiatan ini berupa edukasi kesehatan untuk siswa kelas 4 dengan tema, “Pengendalian dan Pencegahan Bahaya Diare”.

Kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyuluhan, praktik cuci tangan, pemutaran video edukatif, serta pembagian sabun buatan mahasiswa sebagai media belajar dan motivasi agar anak-anak rajin menjaga kebersihan diri.

Baca Juga:KKN UBK di Desa Citaman Bandung Gelar Edukasi Bahaya Hipertensi dan Pemeriksaan KesehatanMahasiswa KKN UBK Gelar Kelas Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting di Desa Citaman Bandung

Diare masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan kesehatan pada anak usia sekolah dasar.

Penyakit ini biasanya muncul akibat kebiasaan tidak mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, atau lingkungan yang kurang bersih.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Bhakti Kencana berusaha menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini, agar siswa mampu melindungi diri dari bahaya diare dan penyakit menular lainnya.

Rangkaian Kegiatan

Dalam program penyuluhan ini, beberapa kegiatan dilakukan oleh mahasiswa:

1. Pemberian Materi Edukasi

Mahasiswa menyampaikan materi mengenai apa itu diare, penyebab, gejala yang perlu diwaspadai, serta cara pengendalian dan pencegahannya.

2. Pemutaran Video Edukatif

Anak-anak diperlihatkan video animasi sederhana tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan makanan.

3. Praktik Cuci Tangan yang Benar

Siswa diajak mempraktikkan langsung enam langkah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, agar terbiasa melakukannya setiap hari.

Baca Juga:Dosen Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana Ajak Warga Kenali Teh Herbal Anti Hipertensi di Desa NanjungRupiah Diprediksi Lemah Imbas Demo Besar-besaran di Indonesia

4. Pembagian Sabun Buatan Sendiri

Mahasiswa membagikan sabun hasil karya mereka sendiri kepada siswa kelas 4, sebagai media pembelajaran sekaligus ajakan untuk membiasakan cuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari toilet.

5. Games Edukatif dan Tanya Jawab

Untuk membuat suasana lebih seru, mahasiswa memberikan kuis singkat dan permainan bertema kebersihan.

Anak-anak yang aktif mendapat hadiah kecil agar semakin termotivasi.

“Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan tangan, karena itu langkah sederhana yang bisa mencegah diare. Pembagian sabun buatan sendiri juga menjadi cara kami mengajarkan pentingnya mencuci tangan,” jelas Nadya Arnila, mahasiswa Universitas Bhakti Kencana.

Perwakilan guru SDIT Matahari turut mengapresiasi kegiatan ini, “Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa. Selain mendapat ilmu, mereka juga langsung praktik dan membawa pulang sabun untuk dipakai sehari-hari.”

0 Komentar