Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi atas hadirnya wajah baru Bale Seni Barli.
Menurutnya, tempat ini mampu menjadi identitas budaya sekaligus destinasi wisata andalan daerah.
“Saya harap Bale Seni Barli berkembang menjadi destinasi wisata budaya Bandung Barat. Konsepnya modern, nyaman, dan yang paling penting memberi ruang bagi seniman lokal. Saya sebagai orang seni merasa bangga dan mendukung penuh keberadaannya,” ujarnya.
Baca Juga:Aksi Buruh di Jakarta Telan Korban, Prabowo: Saya Kecewa, Tindakan Petugas Berlebihan!KKP Klaim Teknologi Budidaya Lobster Ri Saingi Vietnam, Benarkah?
Ia menambahkan, Bale Seni Barli juga bisa menjadi wadah kolaborasi bagi seniman Bandung Barat.
“Ke depan, saya berharap kegiatan seni di sini bisa dikolaborasikan dengan agenda resmi pemerintah daerah, misalnya saat HUT Kabupaten Bandung Barat tahun depan,” imbuhnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno yang hadir dalam kesempatan tersebut. Ia menilai, pameran seni disabilitas ini bukan hanya berskala lokal, tetapi memiliki nilai internasional.
“Ini upaya luar biasa karena seni yang ditampilkan tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara ASEAN. Karya yang dihasilkan para seniman disabilitas ini sangat detail dan ekspresif, bahkan menunjukkan kualitas sejajar dengan seniman dunia. Kegiatan ini bisa terus dikembangkan, bukan hanya di tingkat Asia Tenggara, tapi juga ke level global,” ungkapnya.
Ia pun menyinggung bahwa seni Indonesia sejak lama sudah dikenal di dunia internasional, dengan contoh karya maestro Raden Saleh yang menjadi koleksi berbagai museum besar di Eropa.
“Tradisi seni kita sudah berlevel dunia, dan pameran ini menjadi bagian dari kesinambungan itu,” katanya.
Dengan wajah barunya, Bale Seni Barli diharapkan dapat menjadi ikon baru Bandung Barat. Tidak hanya menjadi ruang apresiasi seni rupa, tetapi juga menjadi pusat edukasi budaya, kolaborasi seniman, serta ruang interaksi masyarakat yang inklusif.
Baca Juga:HET Minyakita Alami Kenaikkan? Begini Kata Mendag!Pengemudi Ojol Dilindas Rantis Brimob, Tagar Polisi Pembunuh Rakyat Trending di X
“Bale Seni Barli kini bukan hanya tempat melihat karya seni, melainkan tempat untuk mengalami proses seni, dari tradisi hingga kontemporer, dari lokal hingga internasional, dari masyarakat umum hingga komunitas disabilitas,” pungkas Oegroseno. (Wit)
