Pelestarian Aksara Sunda Jadi Fokus Disbudparpora Kota Cimahi pada Siswa Siswi 

Kegiatan Lomba Menulis Sajak Sunda Menggunakan Aksara Sunda Antar Pelajar Sekolah Dasar yang Diselenggarakan D
Kegiatan Lomba Menulis Sajak Sunda Menggunakan Aksara Sunda Antar Pelajar Sekolah Dasar yang Diselenggarakan Disbudparpora dan DKKC di Aula B Pemkot Cimahi (mong)
0 Komentar

Kegiatan literasi dan workshop yang rutin digelar juga membuat para tenaga pendidik semakin memahami pentingnya aksara Sunda.

“Kini banyak guru yang sudah mampu mengimplementasikan pembelajaran aksara di sekolah masing-masing,” tambahnya.

Adapun peserta lomba kali ini melibatkan sekitar 60 orang, terdiri dari siswa sekolah dasar serta tenaga pendidik dari tingkat SD dan SMP.

Baca Juga:Dinkes Kabupaten Bandung Pastikan Tidak Ada Tunggakan BPJS Kesehatan, Hanya Tagihan BerjalanYusuf Manshur Buka Donasi untuk Keluarga Mendiang Affan Kurniawan, Warganet: Gak Usah Mancing-mancing Dah!

“Tenaga pendidik di sini bukan hanya guru, tetapi juga staf tata usaha dari sekolah. Harapannya kegiatan berjalan lancar hingga sore nanti dan menghasilkan juara terbaik,” kata Ares.

Pemenang lomba nantinya akan dibina langsung oleh DKKC melalui Komite Literasi, Bahasa, dan Sastra (Libastra) yang memang diberi mandat untuk mengembangkan potensi literasi, bahasa, dan aksara Sunda.

“Harus ada pembimbingan dan pembibitan. Itu yang terpenting agar keberlangsungan pelestarian budaya bisa terus berlanjut,” tegas Ares.

Ia berharap, melalui dukungan berkelanjutan baik dari pemerintah maupun komunitas, Cimahi dapat menjadi kota yang tidak hanya menjaga pelestarian budaya.

“Tetapi juga mengembangkan kekayaan budaya lokalnya di tengah derasnya arus modernisasi,” tandasnya.

Laman:

1 2
0 Komentar