Bandung Belum Beranjak dari Kategori Nindya dalam Kota Layak Anak

Wakil Walikota Bandung Erwin saat melakukan kunjungan ke sekolah. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Wakil Walikota Bandung Erwin saat melakukan kunjungan ke sekolah. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Meski demikian, Erwin menilai bahwa capaian ini adalah momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan mendorong semua sektor untuk bergerak lebih aktif.

“Kita tidak bisa kerja sendiri. Semua harus kolaborasi. Pemerintah, masyarakat, sekolah, orang tua, semua punya peran penting untuk menciptakan kota yang benar-benar layak bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Penghargaan KLA sendiri bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah agar memenuhi hak-hak anak melalui penguatan regulasi, program, dan pelayanan. Di Bandung, sejumlah program telah dijalankan seperti peningkatan sarana sekolah ramah anak, pelatihan parenting untuk orang tua, serta sosialisasi hak anak melalui sekolah dan komunitas.

Baca Juga:Mau Rambut Kuat dan Indah? Coba 5 Rekomendasi Vitamin Rambut Lokal IniRUPSLB Tetapkan Pengurus Baru, PGN Mantapkan Langkah Strategis di Ekosistem Gas Bumi Nasional

Namun Erwin menilai masih banyak yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal keadilan akses dan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter anak sejak dini.

“Kita ingin anak-anak di Bandung tumbuh tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga punya karakter kuat, akhlak baik, dan bisa jadi generasi yang membawa berkah bagi bangsa,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Bandung akan melakukan evaluasi internal untuk mengidentifikasi aspek yang masih lemah dalam penilaian KLA, dan berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong peningkatan status ke level lebih tinggi. (Dam)

0 Komentar