Duel XIII: Pertarungan Kesatria untuk Damai Kota Bandung

Duel XIII
Ketua Baladhika Karya Kota Bandung, Agung Satria Negara, mengumumkan gelaran acara Duel XIII yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2025 di GOR Saparua, Bandung.
0 Komentar

BANDUNG – Ketua DPC Baladhika Karya Kota Bandung, Agung Satria Negara, mengumumkan gelaran acara Duel XIII yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2025 di GOR Saparua, Bandung. Acara ini menghadirkan pertandingan tarung bebas, silat bebas, dan Mixed Martial Arts (MMA) profesional, sekaligus menjadi ajang sparing persahabatan antara Agung dan Ade Hadian, ketua salah satu ormas di Kota Bandung.

Agung menegaskan bahwa Duel XIII bukan sekadar ajang adu kekuatan, melainkan wujud komitmen menjaga kedamaian dan kondusivitas Kota Bandung. “Bandung adalah kota yang kita cintai, kota yang mencintai damai. Jika ada gejolak atau perselisihan, kita ingin menyelesaikannya secara kesatria dan sportif di atas ring, dengan menjunjung supremasi hukum,” ujar Agung di kawasan Lawi, Kota Bandung, Rabu, 27 Agustus 2025.

Acara ini, menurut Agung, bertujuan mencegah konflik jalanan yang dapat menimbulkan kerugian, baik dari segi hukum, biaya, maupun korban. “Daripada ribut di jalanan, lebih baik kita tunjukkan sportivitas sebagai insan olahraga. Ini bukan soal siapa paling jago, tapi bagaimana kita menyelesaikan masalah dengan cara yang bermartabat,” tambahnya.

Detail Pertandingan dan Keamanan

Baca Juga:Urban Futures: Pemuda Kota Bandung Pacu Ekonomi Pangan Lokal, Raup Omzet Rp6,71 MSoal Instruksi Pemprov Terkait PBB Gratis, Erwin: Saya Ikut Kebijakan Wali Kota

Duel XIII akan menampilkan sekitar 80 partai pertandingan, mulai dari kelas amatir hingga profesional, yang berlangsung dari pagi hingga siang. Baladhika Karya mengirimkan dua atlet di kelas amatir, Maliki dan Najib, serta Rizky Siahaan di kelas profesional silat bebas.

Pertandingan utama akan mempertemukan Agung Satria Negara dan Hadian dalam laga eksibisi MMA profesional, dengan format 3 ronde berdurasi 3 menit per ronde. “Semua laga diawasi oleh wasit dan juri bersertifikasi, didukung tim medis profesional untuk menjamin keselamatan,” jelas Agung.

Panitia juga menyediakan sarung tangan (hand glove) sesuai standar profesional untuk memastikan keamanan peserta.Kerjasama dan Filosofi Acara

Duel XIII diselenggarakan oleh Bandung Fighting Club (BFC) bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung. Acara ini merupakan program tahunan yang telah berjalan selama hampir XIII tahun.

“Tema Duel XIII adalah ‘hobi berantem asal legal’. Kami ingin menunjukkan bahwa pertarungan bisa dilakukan secara sportif dan legal, bukan dengan aksi anarkis di jalanan,” ungkap Agung.

0 Komentar