Waspada Gempa Sesar Lembang, Pemkot Bandung Siapkan 6 Titik Evakuasi

Waspada Gempa Sesar Lembang, Pemkot Bandung Siapkan 6 Titik Evakuasi
Waspada Gempa Sesar Lembang, Pemkot Bandung Siapkan 6 Titik Evakuasi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Potensi gempa akibat aktivitas Sesar Lembang terus menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini telah menyiapkan enam lokasi evakuasi massal yang bisa digunakan warga jika bencana terjadi.

Enam titik evakuasi tersebut berada di kawasan strategis, yaitu Taman Tegalega, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gasibu, Alun-Alun Kota Bandung, Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), serta Lapangan Olahraga Arcamanik.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa ancaman Sesar Lembang tidak bisa dianggap remeh mengingat letaknya yang berdekatan dengan kawasan perkotaan padat penduduk.

Baca Juga:Ada Lowongan Magang Magenta BUMN 2025! Berikut Syarat dan Cara DaftarnyaCek Sekarang! Bansos PKH Cair Hingga Rp1,1 Juta Lewat ATM BNI, BRI, dan BSI

“Dampak gempa bisa meluas, bukan hanya pada infrastruktur, tapi juga ekonomi hingga kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, kebijakan kami lebih difokuskan pada langkah preventif dan kesiapsiagaan,” ujarnya, Minggu (24/8).

Upaya mitigasi bencana ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana.

Bahkan, ancaman Sesar Lembang telah masuk ke dalam program prioritas RPJMD Kota Bandung.

Untuk memperkuat langkah mitigasi, Pemkot Bandung membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai lembaga khusus agar koordinasi lintas sektor lebih efektif.

Selain itu, pemetaan wilayah rawan gempa dilakukan bersama Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB.

Hasil pemetaan ini menjadi dasar dalam penentuan prioritas pembangunan sekaligus bahan edukasi bagi masyarakat.

Tak hanya berhenti di tataran kebijakan, Pemkot Bandung juga menggencarkan edukasi kesiapsiagaan.

Berbagai simulasi evakuasi dilakukan di sekolah, kantor, hingga lingkungan warga.

Baca Juga:Viral Wanita Tewas Usai Indehoy dengan Selingkuhan di Kamar KosCara Cek Bantuan Insentif Guru Non ASN 2025 dan Alur Pencairannya

“Kolaborasi dengan akademisi dan komunitas menjadi kunci keberhasilan mitigasi. Kami ingin masyarakat tetap tenang, tapi selalu waspada,” kata Erwin.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan dari level keluarga. “Kesiapsiagaan bukan berarti menakut-nakuti, tapi langkah bijak untuk melindungi diri dan orang terdekat. Mulailah dari hal kecil, seperti mengenal jalur evakuasi serta menyiapkan tas siaga bencana,” tutupnya.

0 Komentar