Rekrut 31 Pendamping Koperasi Merah Putih, Kang DS: Jangan Ada Titipan, Harus Profesional

Kang DS Tegas: Rekrut 31 Pendamping Koperasi Merah Putih Tanpa Titipan, Harus Profesional!
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Rakor Koperasi Merah Putih di Gedung Sekretariat Daerah Pemkab Bandung, Senin (25/8/2025). Foto humas pemkab bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung akan merekrut sebanyak 31 tenaga pendamping Koperasi Merah Putih yang akan ditempatkan di setiap kecamatan.

Langkah ini merupakan terobosan Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam upaya memastikan koperasi benar-benar sehat dan berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS mengatakan, tenaga pendamping tersebut akan fokus pada pendampingan intensif, mulai dari peningkatan kualitas manajemen, pengembangan usaha, hingga memperluas akses koperasi terhadap permodalan dan pasar.

Baca Juga:Masa Depan Rodrygo di Real Madrid Kian Suram, Xabi Alonso Tegaskan Tak Ada JaminanSangat Kompak! Hearts2Hearts Jadi Sorotan di Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day

“Kami ingin Koperasi Merah Putih ini tidak hanya sekadar ada, tetapi benar-benar sehat dan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Untuk itu, kita membutuhkan tenaga pendamping yang kompeten dan profesional,” ujar Kang DS saat Rakor Koperasi Merah Putih di Gedung Sekretariat Daerah Pemkab Bandung, Senin (25/8/2025).

Ia menegaskan, perekrutan pendamping akan dilakukan secara transparan. Proses seleksi bakal diawasi ketat oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung untuk memastikan hanya tenaga profesional yang terpilih.

“Saya tidak ingin ada titipan dari pihak manapun, apalagi hanya karena alasan keluarga atau tim sukses. Kita butuh orang-orang yang profesional dan kompeten, karena mereka akan menjadi konsultan bagi koperasi dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan,” tegasnya.

Kang DS juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan anggaran khusus untuk merealisasikan program ini.

Menurutnya, penguatan Koperasi Merah Putih sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat.

“Dengan pengelolaan yang baik dan profesional, Koperasi Merah Putih akan memberikan multiplier effect luar biasa dan menggerakkan roda perekonomian di desa-desa sesuai harapan Pak Presiden,” ungkapnya.

Setelah proses rekrutmen selesai, para pendamping akan diberikan pelatihan khusus di Ikopin, salah satu perguruan tinggi manajemen koperasi terbaik di Indonesia.

Baca Juga:Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie RachimSaham MU Terancam Dijual Paksa?

Hal itu, kata Kang DS, penting agar pendamping memiliki bekal keilmuan sebelum terjun ke lapangan.

Ia juga membuka peluang pemberian penyertaan modal bagi koperasi yang dinilai sehat dan berhasil berkembang.

“Kalau koperasinya sehat dan maju, catat, saya mungkin akan memberikan penyertaan modal. Kami pemerintah daerah kan punya program pinjaman modal bergulir. Tapi akan dilihat dulu, koperasinya sehat atau tidak,” ujarnya.

0 Komentar