Drama Roblox Terbaru: Map Hilang, YouTuber Dibanned, dan Isu Pemblokiran di Indonesia

Drama Roblox Map Hilang
Drama Roblox Map Hilang
0 Komentar

Meski ada sejumlah game yang dihapus, jangan khawatir. Roblox masih memiliki banyak game yang bisa dimainkan tanpa kendala, seperti Grow Garden, CDid, Game Gunung, Steel a Brain Road, hingga 99 Night at the Forest yang masih aman dimainkan. Sebagian besar game yang dihapus memang merupakan game berbasis voice chat atau game perkumpulan dengan konten yang dianggap tidak pantas atau berisiko bagi pemain, khususnya anak-anak.

Sebenarnya, langkah ini bisa dibilang sebagai kabar baik. Artinya Roblox mulai lebih serius dalam memperhatikan keamanan konten di platform mereka. Namun, muncul pertanyaan: mengapa Roblox tiba-tiba menjadi begitu ketat dan bahkan menghapus sejumlah map populer?

Kasus YouTuber Schelp dan Kontroversi di Komunitas Roblox

Jawabannya berkaitan dengan kasus seorang YouTuber Roblox bernama Schelp. Ia dikenal karena membuat konten yang berfokus pada pengungkapan dan pelaporan predator online di Roblox. Dalam kanal YouTube dan akun Twitter miliknya, Schelp sering menunjukkan bukti-bukti penangkapan predator yang ia temukan di dalam platform Roblox, lalu menyerahkannya kepada pihak kepolisian atau otoritas yang berwenang.

Baca Juga:13 Rahasia Orang Cina Mengelola Uang hingga Jadi KayaReview Kawasaki KLX 110R 2025: Motor Trail Pemula Desain Sporty Cocok untuk Belajar Offroad

Namun, tindakannya justru berujung pada masalah. Roblox memberikan surat peringatan dan bahkan membanned akun Schelp. Alasannya, Roblox menilai Schelp terlibat dalam percakapan yang dianggap membahayakan anak-anak, meminta informasi pribadi, serta mengarahkan pemain untuk melanjutkan interaksi di luar platform. Padahal, semua interaksi itu dilakukan Schelp dengan para predator, bukan dengan anak-anak. Tujuan utamanya jelas, melindungi anak-anak dari kejahatan online.

Tak lama kemudian, Roblox juga mengumumkan kebijakan untuk melarang keberadaan “vigilante” di platform mereka, yaitu pihak-pihak yang bertindak layaknya penegak hukum tanpa kewenangan resmi. Roblox tidak ingin ada pihak luar yang berperan sebagai “polisi” di dalam platform.

Masalahnya, Schelp sebenarnya bukan vigilante dalam arti negatif. Ia tidak main hakim sendiri, melainkan hanya mengumpulkan informasi lalu menyerahkannya kepada polisi. Namun, alih-alih diajak bekerja sama, Roblox justru menutup semua akun miliknya dan melarangnya kembali masuk ke platform.

Latar Belakang dan Reaksi Komunitas

0 Komentar