JABAR EKSPRES — Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara disambut penuh harapan oleh para pelaku usaha di Kota Bandung. Bagi mereka, bandara ini bukan sekadar pintu masuk dan keluar pesawat, melainkan salah satu urat nadi pergerakan ekonomi yang selama ini terhenti.
Salah satu suara yang paling vokal datang dari Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), Iwan Suhermawan. Ia menilai bahwa langkah reaktivasi Bandara Husein dapat menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali sektor perdagangan, pariwisata, perhotelan, hingga transportasi lokal yang tengah lesu pasca-pandemi dan dampak dari penghentian operasional bandara tersebut.
Diakui Iwan, Bandara Husein sebelum ditutup untuk penerbangan komersial, berperan besar dalam mendatangkan wisatawan mancanegara ke Bandung.
Baca Juga:Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Citarum Bandung, Tim SAR Temukan Korban Sudah Tak Bernyawa Aliran Sungai Tercemar Kotoran Sapi, Warga Bandung Barat Kehilangan Pasokan Air Bersih
Data yang dihimpun HP2B mencatat, sebelum pandemi Covid-19, jumlah wisatawan yang datang ke Bandung mencapai lebih dari 5,5 juta orang per tahun. Sekitar 30 persen dari mereka tiba melalui Bandara Husein.
“Saat bandara aktif, Pasar Baru dipenuhi pengunjung dari Malaysia. Bahkan, sekitar 90 persen pelanggan mancanegara kami berasal dari sana. Tapi sejak bandara tutup, mereka hampir tidak ada lagi. Penjualan turun drastis, dan banyak pedagang yang akhirnya gulung tikar,” ujar Iwan, Rabu (20/8).
Pasar Baru sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi belanja favorit wisatawan asal Malaysia. Produk-produk lokal seperti busana muslim, mukena, kerudung, baju koko, hingga kain khas Indonesia menjadi incaran utama.
“Orang Malaysia suka ke Pasar Baru karena harganya terjangkau, kualitasnya bagus, dan suasananya menyenangkan. Bahkan, mereka menikmati proses tawar-menawar di toko. Ini bukan sekadar belanja, tapi pengalaman budaya,” katanya.
Tak hanya dari sisi pedagang, sinyal positif juga datang dari dunia penerbangan. Iwan mengungkapkan bahwa beberapa maskapai asal Malaysia telah menunjukkan ketertarikan untuk kembali membuka rute langsung ke Bandung.
“Intinya, mereka sangat minat membuka lagi penerbangan langsung ke Bandung. Kalau Bandara Husein benar-benar dibuka kembali, penerbangan internasional bisa hidup lagi, ekonomi pun bergerak kembali,” ujarnya.
Menurutnya, reaktivasi bandara ini akan membuka kembali akses penting bagi wisatawan dan investor. Selain itu, juga memberi dampak langsung ke pelaku UMKM, pedagang kaki lima, sopir travel, hotel melati, dan pelaku jasa lainnya yang bergantung pada kedatangan wisatawan luar kota maupun mancanegara.
