JABAR EKSPRES – Meski Kota Cimahi ikut larut dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, sorotan utama tetap mengarah pada persoalan banjir yang belum kunjung tuntas.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira, menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat sekaligus pemicu aksi nyata pemerintah dalam menanggulangi bencana yang kerap menghantui warga.
Dalam keterangannya pada Jabar Ekspres usai penurunan Sang Saka Merah Putih di Lapangan Rajawali, Cimahi, Sabtu (17/8/25), Adithia menyebut, banjir adalah persoalan kompleks yang tidak bisa ditangani setengah-setengah.
Baca Juga:Bukan Sebatas Wadah Solidaritas, 234 SC Buktikan Aksi Sosial Nyata Peduli Kemanusiaan Dari Musik Tanaman hingga Fine Dining, Jentik Festival Angkat Gastronomi Nusantara
“Ya, kalau banjir itu kompleks dan teknis sekali. Penyelesaian banjir tidak bisa diselesaikan secara parsial. Mau secara makro, mikro, harus dikerjakan semuanya,” ujarnya.
Adithia menjelaskan, mulai tahun depan pemerintah akan memperkuat upaya penanganan mikro seperti normalisasi drainase, serta pengendalian banjir di kawasan rawan seperti Amir Mahmud, Jalan Industri, dan Cilember.
“Khusus untuk Melong tetap kita harus sinergi, kolaborasi dengan lintas regional,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa refleksi delapan dasawarsa kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan harus terwujud dalam kontribusi nyata yang menjawab kebutuhan rakyat.
“Sesuai tema HUT RI ke-80, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, mari kita isi kemerdekaan dengan kontribusi nyata, dari yang paling kecil sampai yang paling besar,” katanya.
Adithia menekankan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan setiap warga Cimahi tetap merasakan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan pada 17 Agustus.
“Sehingga kita bisa menjadi bangsa yang merdeka hingga hari ini. Isi dengan kegiatan-kegiatan positif, kontribusi nyata. Bukan hanya bertanya apa yang sudah negara berikan buat kita, tapi kita harus bertanya apa yang sudah kita berikan buat negara yang kita cintai,” tandasnya.
