Putra Tri Ramadani Juara Lead Putra di EISCC 2025

Putra Tri Ramadani Juara Lead Putra di EISCC 2025
Atlet Jawa Timur Putra Tri Ramadani memanjat dinding pada final kategori lead putra saat mengikuti kompetisi panjat tebing Eiger Independece Sport Climbing Competition (EISCC) 2025 di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (16/8). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Atlet panjat tebing asal Jawa Timur, Putra Tri Ramadani, tampil sebagai juara pertama kategori lead putra dalam ajang Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) 2025. Lomba berlangsung di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (16/8).

Putra mencatat poin tertinggi 43. Ia mengalahkan Mahesa Cesar dari Daeng Holds, Sulawesi Selatan, yang meraih poin 29+, serta M. Rizky Sahrafil dari Sumatera Selatan dengan 26 poin. Putra menuturkan jalur yang dipanjat cukup menyulitkan sejak bagian awal.

“Kalau jalur sendiri menurut saya agak kesulitan di bawah juga. Banyak orang yang jatuh di bawah. Cuman saya alhamdulillah bisa sampai atas. Sekalipun tidak sampai top. Target memang topin,” ujarnya seusai kompetisi.

Baca Juga:Honda Revo Makin Garang usai Dapat Penyegaran, Adopsi Tampilan Sporty ala Motor BalapMotor Gahar 180cc Resmi Meluncur di Indonesia, Dengan Performa Galak Lebih Sporty Siap Geser NMAX & PCX

Dia mengaku melakukan persiapan dengan berlatih setiap hari bersama Pelatnas di Bekasi. Target selanjutnya kejuaraan internasional. Putra berharap dapat mengharumkan nama Indonesia dan mengibarkan bendera Indonesia di negara lain.

Adapun dirinya menyebut suasana EISCC tahun ini berlangsung meriah. Dia sudah mengikuti tiga seri kompetisi yang sama sebelumnya. “Alhamdulillah juara satu semua. Semoga Eiger bisa semakin jaya dan mengadakan kejuaraan tiap tahun lagi,” ujarnya.

Putra Tri Ramadani Juara Lead Putra di EISCC 2025

Foto: Atlet Jawa Timur Putra Tri Ramadani memanjat dinding pada final kategori lead putra saat mengikuti kompetisi panjat tebing Eiger Independece Sport Climbing Competition (EISCC) 2025 di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (16/8). (Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres)

Atlet muda ini juga mengenang pengalamannya berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh. Menurutnya, itu momen yang membanggakan karena menjadi PON pertamanya.

“Juara dapet empat emas dan satu perak,” kata Putra.

Saat tampil di final, Putra mendapat giliran terakhir. Dia mengaku kondisi itu menambah ketegangan.

“Kalau keuntungan sih enggak ada. Cuman agak grogi dikit. Lihat atlet satu tim di Bekasi, tadi juga agak nervous dan sedikit hati-hati,” ceritanya.

“Jadi ada sedikit keuntungan bisa mengira jatuhnya di mana dan harus lebih tinggi dari sebelumnya,” aku Putra.

Baca Juga:Kemenhub : Kebijakan Transportasi Online Dipastikan Adil-BerkelanjutanHonda Supra GTR 150 Sporty 2025: Bebek Sport Tangguh dengan Performa Andal dan Efisiensi Tinggi

Senior Advisor Eiger sekaligus salah satu pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Mamay S. Salim, mengatakan EISCC merupakan komitmen Eiger sejak 2001 untuk membina olahraga panjat di Indonesia.

0 Komentar