5 Masalah Fatal Akibat Telat Ganti Oli Mobil

Masalah Fatal Akibat Telat Ganti Oli Mobil
Masalah Fatal Akibat Telat Ganti Oli Mobil
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kami selalu menyarankan ganti oli tepat waktu. Bagi yang belum pernah merasakan perbedaan oli mesin berkualitas, cobalah setidaknya sekali seumur hidup. Rasanya benar-benar berbeda. Ada pelanggan yang berkata, “Saya butuh performa terbaik,” dan itulah sebabnya pemilihan oli sangat penting.

Jika Anda ingin mobil dalam kondisi prima, pastikan memilih oli yang tepat dan berkualitas baik. Anda dapat memeriksakan mobil ke bengkel resmi, karena di sana pengerjaannya cepat, lengkap, dan kualitas terbaik.

5 Masalah yang Terjadi Akibat Oli Mesin Bermasalah

Inilah 5 masalah kerusakan serius yang akan muncul bisa kamu telat ganti oli mobil.

Baca Juga:5 Rekomendasi Mobil untuk Mahasiswa dan Pengemudi PemulaCara Membersihkan NIK KTP di SLIK OJK agar Bisa Mengakses Pinjol Kembali

1. Overheat dan Kerusakan Komponen Mesin

Oli mesin tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu membuang panas dari mesin. Oli mengalir melalui bagian-bagian mesin yang mengalami gesekan, sehingga gesekan menjadi lebih halus. Meski begitu, gesekan tetap ada, dan panas yang dihasilkan akan dibawa oleh oli keluar dari mesin, selain melalui radiator.

Itulah alasan adanya engine oil cooler. Fungsinya menurunkan suhu oli mesin sekitar 3°C saat oli melewatinya, sehingga suhu oli berada pada kondisi optimal. Di iklim panas seperti Indonesia, penggunaan engine oil cooler sangat bermanfaat. Jika suhu oli terjaga, risiko overheat berkurang, dan komponen mesin menjadi lebih awet.

Jika mesin mengalami overheat, berbagai komponen logam dapat melengkung (warping) dan rusak.

2. Engine Lock

Engine lock dapat terjadi akibat panas berlebih yang membuat logam di dalam mesin memuai berlebihan. Sama seperti proses pengelasan, besi yang dipanaskan akan memuai. Jika pemanasan tidak merata, bentuknya bisa berubah atau melengkung, fenomena ini dikenal sebagai banana effect karena bentuknya mirip pisang.

Hal yang sama terjadi pada blok mesin ketika overheat parah, logam memuai, permukaan menjadi tidak rata, dan akhirnya komponen saling mengunci, membuat mesin tidak dapat berputar lagi.

3. Klep Mesin Rusak

Kerusakan pada klep mesin bisa terjadi karena kurangnya pelumasan. Klep dilengkapi batang klep yang harus selalu terlumasi oli agar tidak lecet. Jika pelumasan tidak memadai, permukaan klep akan cepat aus dan rusak.

0 Komentar