Daddy Rohanady Ingingkan Pengangguran Harus Ditekan, Potensi Harus Digali

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady mendesak kepada Pemprov Jabar untuk memperhatikan masalah pen
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady mendesak kepada Pemprov Jabar untuk memperhatikan masalah pengangguran di Jawa Barat. 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady mendesak kepada Pemprov Jabar untuk memperhatikan masalah pengangguran di Jawa Barat.

Menurutnya, angka pengangguran di Jawa Barat masih cukup tinggi. Hal ini terjadi karena tidak adanya ketersediaan lapangan pekerjaan.

Masalah pengangguran tidak boleh diabaikan. Sebab akan berdampak pada terjadinya pesoalan sosial. Misalkan tingginya angka kriminalitas.

Baca Juga:Daddy Rohanady Minta Petani Garam di Pantura Dapat PerhatianDaddy Rohanady Minta Segara Perbaiki Masalah Ketimpangan Ekonomi

‘’Ini harus segera dibenahi, mengingat penduduk Jawa Barat memiliki jumlah yang sangat besar, dan jumlah angka pengguran juga terbilang masih tinggi,’’ ujar Daddy dalam keterangannya (15/8/2025).

Politisi Partai Gerindra ini menyoroti potensi besar Kawasan Rebana Metropolitan yang akan memiliki dapak positif untuk penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat.

Menurutnya, pengembangan ekonomi baru di bagian utara dan timur Jawa Barat yang meliputi tujuh daerah: Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, Kuningan, dan Kota Cirebon.

Kawasan ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 dengan tiga infrastruktur utama Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati, dan Pelabuhan Cirebon.

Rebana diharapkan mampu menarik investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

“Jika benar-benar dijalankan sebagaimana rencana dalam Perpres 87/2021, Rebana bisa menjadi pengungkit roda perekonomian Jawa Barat,” jelas Daddy.

Ia menambahkan, bila program tersebut berjalan efektif, target Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) 7,95% pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMN dan RPJMD Jabar bukan hal yang mustahil untuk dicapai.

Baca Juga:Ketimpangan Ekonomi di Jabar Masih Tinggi, Pemprov Harus Lakukan Terobosan!Perda Perubahan Pajak Daerah dan Restribusi Segera Dibahas

“Tagline Pak Gubernur, Jabar Istimewa, lembur diurus desa ditata, sangat tepat. Jika dijalankan konsisten oleh semua pihak, target pertumbuhan ekonomi itu bukan sekadar mimpi,” ujarnya.

Untuk pengurangan angka pengangguran ini dibutuhkan kolaborasi antara semua pihak. Terutama mengajak dunia Industri di Jawa Barat agar terpusat.

Daddy optimis, angka penganguran di Jawa Barat bisa ditekan. Hal ini dengan banyaknya rencana dan program Pemprov Jabar yang akan memberikan perhatian pada masalah ini.

‘’Salah satunya adalah kebutuhan pekerja untuk kawasan industri harus memprioritaskan warga Jabar, dan pemerintah harus menjadi jembatan dengan memberikan fasilitas seperti penyediaan lowongan pekerjaa yang terintegrasi,’’ pungkas Daddy. (yan)

0 Komentar