Bupati Herdiat Tegaskan Tingkatkan PAD Tanpa Bebani Masyarakat Ciamis

Bupati Herdiat: Tingkatkan PAD Tanpa Bebani Masyarakat!
Bupati Ciamis, H Herdiat Sunarya. (foto: Diskominfo Ciamis)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pandangan dan masukan konstruktif yang diberikan oleh seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis.

Apresiasi ini disampaikan Bupati secara langsung dalam Rapat Paripurna DPRD Ciamis yang digelar belum lama ini.

Dalam forum tersebut, Herdiat juga menegaskan kembali komitmen kuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan prinsip utama tidak membebani masyarakat.

Baca Juga:Atletico Madrid Incar Nico Gonzalez, Proyek Baru di Ujung Bursa TransferDrama Transfer Alexander Isak, Ketegangan Jelang Musim Baru Newcastle United

Rapat Paripurna tersebut secara khusus mengagendakan penyampaian jawaban resmi Bupati atas pandangan umum yang telah disampaikan oleh berbagai fraksi DPRD Ciamis terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Herdiat menyatakan bahwa pada prinsipnya, berbagai masukan yang disampaikan oleh para anggota dewan dapat diterima dan disetujui oleh pemerintah daerah.

Dia menegaskan bahwa Raperda Perubahan APBD Tahun 2025 dinilai telah memenuhi syarat untuk dibahas lebih lanjut dalam tahapan pembahasan berikutnya di DPRD, menuju pengesahannya menjadi Peraturan Daerah.

“Kami juga sepakat jika PAD itu perlu ditingkatkan dan juga tanpa membebani kepada masyarakat. Hal itu dilakukan melalui upaya inovasi digitalisasi pada pengelolaan PAD dan juga intensifikasi serta ekstensifikasi potensi pada sumber PAD,” tegas Herdiat, Jumat (15/8/2025).

Lebih rinci, Bupati menjelaskan bahwa guna menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha dan investasi, Pemkab Ciamis telah menyiapkan berbagai insentif.

Bentuk insentif tersebut antara lain berupa pemberian reward, relaksasi ketentuan, serta keringanan atau intensif dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah. Kebijakan ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kebijakan ini tentunya dapat diharapkan mendorong untuk partisipasi serta juga kolaborasi pada semua pihak hal itu untuk optimalisasi PAD,” ucap Herdiat.

Baca Juga:Mandiri dan Berdaya, 2.000 Keluarga di Brebes Tamatkan Ketergantungan BansosRasmus Hojlund Semakin Dekat ke San Siro, AC Milan Siap Pulangkan Sang Striker ke Serie A

Dia meyakini bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam memaksimalkan potensi pendapatan daerah secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Herdiat juga memberikan tanggapan responsif terhadap pandangan beberapa fraksi DPRD yang mengangkat isu defisit dalam APBD Ciamis saat ini. Dia menyatakan bahwa langkah-langkah penanganan defisit telah dan akan terus dijalankan secara konsisten.

0 Komentar