Dalam rangka mendorong masyarakat untuk lebih banyak bergerak, Farhan menyebut Pemkot Bandung tengah melakukan inovasi kecil namun strategis, yakni pembangunan trotoar berbahan aspal di dua titik kota. Tujuannya adalah menciptakan fasilitas jalan kaki dan olahraga yang lebih nyaman bagi warga.
“Maka yang akan kita upayakan adalah semua infrastruktur ini membantu kita untuk lebih banyak bergerak. Makanya kita bikin percobaan dari dua titik trotoar yang terbuat dari aspal. Supaya orang bisa olahraga segala macam di situ,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa proyek percontohan ini akan dievaluasi dalam waktu tiga bulan ke depan. Jika berhasil, Pemkot berencana memperluas konsep tersebut ke kawasan lain di Kota Bandung.
Baca Juga:Atletico Madrid Incar Nico Gonzalez, Proyek Baru di Ujung Bursa TransferDrama Transfer Alexander Isak, Ketegangan Jelang Musim Baru Newcastle United
“Apakah berhasil atau nggak, kita akan ukur dalam tiga bulan ke depan. Baru nanti kita kembangkan ke tempat lain,” kata Farhan.
Menutup keterangannya, Farhan mengajak seluruh masyarakat Bandung untuk mulai memperhatikan pola hidup sehat, baik dari segi konsumsi makanan maupun aktivitas fisik sehari-hari. Ia menegaskan bahwa gaya hidup aktif bukan semata urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
Melalui pendekatan kolaboratif dan pembangunan fasilitas pendukung, Pemkot Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem kota yang lebih sehat, aktif, dan berdaya tahan terhadap ancaman penyakit tidak menular seperti obesitas. (Dam)
