JABAR EKSPRES – Banyak pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) khawatir tidak bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI karena memiliki riwayat kredit yang kurang baik. Padahal, kabar baiknya, peluang untuk mendapatkan modal usaha tetap terbuka lebar asal tahu strategi yang tepat.
KUR BRI 2025 hadir dengan bunga ringan dan tenor fleksibel, sehingga menjadi pilihan populer bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis tanpa beban bunga tinggi. Bahkan, meskipun skor kredit Anda tidak sempurna, masih ada cara untuk membuat pengajuan tetap disetujui.
BI Checking, yang kini disebut SLIK OJK, adalah sistem pencatatan riwayat kredit nasabah. Dari sini, bank bisa melihat apakah pinjaman sebelumnya lancar, pernah menunggak, atau macet.
Kategori kolektibilitas kredit biasanya dibagi menjadi:
Baca Juga:Cek Tabel KUR BRI 2025 Terbaru Agustus Pinjam Rp500 Juta, Cicilan Mulai Rp180 Ribuan Strategi Terbaru Agar Pengajuan KUR BRI Agustus 2025 Langsung Disetujui dan Cepat Cair
- Kolektibilitas 1: Kredit lancar, tanpa tunggakan.
- Kolektibilitas 2: Tunggakan ringan (di bawah 90 hari).
- Kolektibilitas 3–5: Kredit bermasalah atau macet (tunggakan lebih dari 90 hari).
Umumnya, pengajuan KUR lebih mudah disetujui jika berada di level 1 atau 2. Namun, jangan khawatir, level 3 ke atas pun masih bisa mengajukan dengan langkah persiapan yang tepat.
5 Langkah Mengajukan KUR BRI 2025 Meski Riwayat Kredit Buruk
1. Lunasi Semua Tunggakan & Dapatkan Surat Keterangan Lunas
Segera selesaikan seluruh pinjaman bermasalah, lalu minta surat keterangan lunas dari lembaga keuangan terkait. Status ini biasanya baru terupdate di SLIK OJK dalam waktu 1–2 bulan.
2. Lengkapi Semua Dokumen Penting
Siapkan dokumen pengajuan KUR, seperti:
- Fotokopi KTP & KK
- Surat Keterangan Usaha atau IUMK
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- NPWP (jika ada)
Semakin lengkap berkas Anda, semakin besar peluang disetujui.
3. Bangun Rekam Jejak Keuangan Positif di BRI
Gunakan rekening BRI secara aktif, baik untuk menabung rutin maupun transaksi usaha. Aktivitas ini menunjukkan keseriusan Anda dalam mengelola keuangan.
4. Tambahkan Agunan Jika Memungkinkan
Untuk KUR Mikro (plafon hingga Rp50 juta) biasanya tidak memerlukan jaminan. Namun, jika memiliki aset seperti BPKB motor atau sertifikat tanah, sertakan sebagai agunan tambahan untuk memperkuat penilaian bank.
5. Buktikan Usaha Anda Aktif dan Menghasilkan
Bank akan mempertimbangkan kelayakan usaha dari:
