Babak Pertama Persib vs Manila Digger : Lucho Jadi Pembeda

Babak Pertama Persib vs Manila Digger : Lucho Jadi Pembeda
Penggawa Persib Bandung Luciano Guaycochea melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manila Digger pada pertandingan Play Off AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (13/8). Persib Bandung berhasil menang atas Manila Digger pada babak pertama dengan skor 1-0. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persib Bandung menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Manila Digger dalam laga kualifikasi AFC Champions League Two 2025/2026, Rabu (13/8) malam. Gol tunggal dicetak oleh Luciano “Lucho” Guaycochea pada menit ke-38, memanfaatkan kelengahan tim lawan yang belum siap sepenuhnya menghadapi sepak pojok.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ini sejak awal memperlihatkan dominasi Persib dari sisi penguasaan bola. Namun, efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih menjadi persoalan utama. Beberapa peluang emas terbuang percuma akibat miskomunikasi antarlini yang belum sepenuhnya terbangun.

Peluang terbaik Persib sejatinya datang pada menit ke-32. Umpan terobosan ciamik dari Bergson “Berguinho” Silva meluncur mulus ke arah Barros yang sudah berdiri bebas di depan gawang Manila Digger. Sayangnya, Barros gagal menyambut bola dengan sempurna, padahal hanya tinggal melakukan tap-in untuk membuka keunggulan.

Baca Juga:Laga Krusial Dimulai! Ini Link Live Streaming Persib vs Manila Digger Playoff ACL Two 2025/2026Persib Full Team, Maung Bandung Siap Mengaum Lawan Manila Digger FC!

Kebuntuan akhirnya pecah lima menit kemudian. Dari sisi kanan pertahanan Manila Digger yang tampak longgar, Lucho Guaycochea melepaskan sepakan melengkung yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Gol ini menjadi penyelamat wajah Persib di babak pertama, sekaligus menunjukkan pentingnya peran Lucho sebagai kreator serangan.

Meski unggul, performa Persib belum sepenuhnya solid. Koneksi antarlini terutama antara gelandang bertahan, kreator, dan lini depan, terlihat belum sinkron. Beberapa kali aliran bola dari lini tengah menuju area serang terputus karena keputusan yang tidak selaras.

Berguinho yang bertugas sebagai jembatan antara lini tengah dan depan seringkali tampak bekerja sendiri tanpa dukungan yang cukup dari sayap maupun gelandang pendamping.

Pelatih Bojan Hodak tampaknya harus mencari solusi di ruang ganti untuk memperbaiki transisi dan organisasi permainan timnya. Menghadapi tim seperti Manila Digger yang bermain dengan disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat, kelengahan sedikit saja bisa berakibat fatal.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis Persib 1-0. Namun jika ingin mengamankan tiket ke fase selanjutnya, Maung Bandung harus meningkatkan koordinasi permainan dan memaksimalkan peluang di babak kedua. (Dam)

0 Komentar