JABAR EKSPRES – Persib Bandung akan mengawali langkahnya di kancah Asia dengan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger, pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (13/8).
Laga yang sarat gengsi ini menjadi ujian pertama Maung Bandung dalam ambisinya menembus fase grup dan mengharumkan nama Indonesia di level Asia. Di atas kertas, Persib diunggulkan, namun Manila Digger bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Pelatih Bojan Hodak tak main-main. Starting lineup yang diturunkan adalah komposisi terbaik yang dimiliki Persib saat ini. Perpaduan pengalaman, determinasi, dan flair khas sepak bola Latin yang kini mewarnai tim.
Baca Juga:Warga Lebaksari Ngamprah Protes, Janji Penanganan Banjir Cuma RetorikaPeringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti
Di bawah mistar, Teja Paku Alam tetap menjadi pilihan utama. Solid, tangguh, dan berpengalaman di laga besar. Di depan Teja, tembok pertahanan Persib berdiri kokoh dengan kehadiran Julio, Patricio, Putros, dan Kakang. Kombinasi bek asing dan lokal ini diharapkan mampu mematikan setiap celah serangan lawan.
Masuk ke lini tengah, Persib punya jenderal lapangan yang tak diragukan lagi, Marc Klok. Dia merupakan metronom permainan Maung Bandung. Di sampingnya, Guaycochea, gelandang asal Argentina yang punya visi dan distribusi bola ciamik. Sementara itu, Berguinho dan Beckham Putra akan jadi senjata sayap yang siap menusuk dari segala arah.
Untuk urusan mencetak gol, Persib kembali bertumpu pada duo maut, William yang punya kreativitas tinggi, Barros sang striker tajam.
Starting XI Persib Bandung:
GK: Teja Paku AlamDF: Julio – Patricio – Putros – KakangMF: Klok – Guaycochea – Berguinho – BeckhamFW: William – Barros
Misi Persib malam ini jelas: lolos ke babak utama AFC Champions League Two 2025/2026. Tapi lebih dari itu, ini adalah momen unjuk gigi. Momen untuk membuktikan bahwa sepak bola Indonesia punya tempat di Asia.
Atmosfer panas, pemain terbaik turun, dan bobotoh sudah siap. Sekarang, tinggal bagaimana Maung Bandung mengaum di atas lapangan.
