JABAR EKSPRES – Sebuah rumah dua lantai di Gang Masjid, RT 01/RW 11, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami ambruk secara tiba-tiba pada Senin pagi, 11 Agustus 2025, sekitar pukul 07.45 WIB.
Peristiwa ini mengakibatkan dua penghuni rumah, yakni Ibu Mintarsih (82) dan anaknya, Nanan Fikransyah (65), tertimbun reruntuhan bangunan dan harus dievakuasi dengan kondisi luka-luka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil asesmen sementara, penyebab ambruknya bangunan tersebut adalah gagal konstruksi.
Baca Juga:Warga Lebaksari Ngamprah Protes, Janji Penanganan Banjir Cuma RetorikaPeringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti
Selain itu, pelapukan pada bangunan juga menjadi faktor penyebab, mengingat renovasi terakhir rumah tersebut dilakukan sekitar sepuluh tahun yang lalu.
“Kemudian ada pelapukan bangunan karena sesuai informasi terakhir renovasi sekitar 10 tahun yang lalu. Sudah juga dilaksanakan asesmen oleh dinas terkait yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) atas bangunan tersebut, dan diantisipasi kejadian berikutnya, dan hasilnya nihil potensi lanjutan,” ujar Fitriandy saat dikonfirmasi, Selasa 12 Agustus 1025.
Proses evakuasi korban, lanjut Fitriandy, dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko tambahan yang dapat membahayakan korban yang masih tertimbun.
“Tadi diputuskan juga tidak menggunakan pemotong tembok atau pemotong baja yang besar, karena dikhawatirkan jika ada gerakan tambahan yang tiba-tiba justru bisa membahayakan korban yang tadi tertimbun di bawah material bangunan reruntuhan rumah,” ujarnya menegaskan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cimahi, Achmad Suparlan, menambahkan laporan insiden diterima pada pukul 07.45 WIB dan tim sudah tiba di lokasi pada pukul 07.58 WIB.
Ia menjelaskan kondisi korban yang berhasil dievakuasi,
“Korban yang berhasil dievakuasi adalah Ibu Mintarsih dengan luka sedang dan Bapak Nanan Fikransyah mengalami luka ringan. Kedua korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat untuk penanganan medis lebih lanjut,” terangnya.
Achmad menduga penyebab runtuhnya bangunan adalah karena pondasi yang tidak kuat, terutama sejak renovasi pada tahun 2010. Evakuasi korban melibatkan Regu 1 dan Regu 3 Pemadam Kebakaran, serta mendapat bantuan dari BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, Polri, dan pengurus lingkungan setempat.
