Angsuran KUR BRI 2025 Mulai Rp77 Ribu Untuk Pinjaman 100 Juta

Angsuran KUR BRI 2025 Mulai Rp77 Ribu Untuk Pinjaman 100 Juta
Angsuran KUR BRI 2025 Mulai Rp77 Ribu Untuk Pinjaman 100 Juta
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 memang jadi pilihan menarik bagi para pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal. Apalagi, plafon pinjamannya bisa mencapai Rp500 juta dengan bunga ringan hanya 6% per tahun atau setara 0,5% per bulan flat.

Namun, sebelum tergiur angka pinjaman yang besar, penting untuk menghitung kemampuan bayar agar cicilan tidak memberatkan di kemudian hari. Dengan perencanaan yang tepat, pembayaran angsuran bisa terasa lebih ringan, bahkan hanya setara menabung recehan harian.

Simulasi Angsuran KUR BRI 2025 untuk Pinjaman Rp100 Juta

Jika fokus pada pinjaman Rp100 juta, berikut estimasi cicilan bulanan sesuai tenor yang tersedia:

Baca Juga:Cek Tabel KUR BRI 2025 Terbaru Agustus Pinjam Rp500 Juta, Cicilan Mulai Rp180 Ribuan Link Pengajuan Online KUR BRI Terbaru Agustus 2025 Pinjaman Rp30 Juta Angsuran Rp100 Ribu per Bulan

  • Tenor 12 bulan → Rp8.833.333 per bulan
  • Tenor 18 bulan → Rp6.055.556 per bulan
  • Tenor 24 bulan → Rp4.666.667 per bulan
  • Tenor 36 bulan → Rp3.277.778 per bulan
  • Tenor 48 bulan → Rp2.583.333 per bulan
  • Tenor 60 bulan → Rp2.166.667 per bulan

Dari data ini, misalnya jika Anda memilih tenor 36 bulan, maka perlu menyiapkan sekitar Rp3,2 juta setiap bulannya.

Agar pembayaran terasa lebih mudah, strategi menabung harian bisa diterapkan. Dengan cara ini, Anda tidak perlu merasa terbebani di akhir bulan.

Simulasi menabung harian untuk membayar cicilan:

  • Tenor 12 bulan → Rp294.444 per hari
  • Tenor 24 bulan → Rp155.556 per hari
  • Tenor 36 bulan → Rp109.259 per hari
  • Tenor 60 bulan → Rp72.222 per hari

Simulasi cicilan harian dihitung dengan asumsi 30 hari per bulan. Artinya, Jika memilih tenor 60 bulan (5 tahun), Anda cukup menabung sekitar Rp77 ribu per hari untuk membayar cicilan dengan nyaman. Strategi menabung harian ini membantu arus kas usaha tetap sehat tanpa beban di akhir bulan.

Memilih tenor pinjaman harus disesuaikan dengan arus kas usaha, bukan sekadar tergiur cicilan kecil.

  • Tenor panjang → Cicilan bulanan kecil, tetapi total bunga yang dibayar lebih besar.
  • Tenor pendek → Cicilan bulanan lebih besar, tetapi bunga yang dibayar jauh lebih kecil.

Jika pendapatan usaha stabil, tenor pendek lebih menguntungkan untuk menghemat bunga. Namun, jika arus kas masih fluktuatif, tenor panjang memberi ruang napas yang lebih lega.

0 Komentar