Gagal di Community Shield, Van Dijk Akui Liverpool Belum Siap Jaga Tahta

Gagal di Community Shield, Van Dijk Akui Liverpool Belum Siap Jaga Tahta
Pemain Liverpool Virgil van Dijk memberikan apresiasi kepada penggemar usai kalah dari Crystal Palces dalam laga Community Shield di Stadion Wembley, Minggu (10/8/2025). /X/LFC
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bek tengah sekaligus kapten Liverpool, Virgil van Dijk, tak menutup kekecewaannya usai timnya tumbang dari Crystal Palace di ajang Community Shield.

Ia menyebut hasil tersebut sebagai awal yang mengecewakan bagi ambisi The Reds mempertahankan gelar Liga Premier Inggris musim ini.

“Jelas hari ini kami kalah, jadi ini bukan awal yang bagus,” ujar Van Dijk, dikutip dari ESPN, Senin (11/8).

Baca Juga:Jay Idzes Tembus Serie A Lagi: Resmi Gabung Sassuolo, Siap Hadapi Juara Bertahan!Ribuan Peserta dari 22 Negara Ramaikan Dieng Trail Run 2025, Dongkrak Pariwisata Jateng

Liverpool dan Palace bermain imbang 2-2 selama 90 menit. Dua gol The Reds dicetak oleh dua pemain anyar mereka: Hugo Ekitike dan Jeremie Frimpong. Namun, hasil akhir ditentukan lewat adu penalti, yang berpihak kepada Palace.

The Reds harus menerima kenyataan pahit setelah tiga eksekutor mereka gagal mencetak gol dari titik putih. Mohamed Salah, Alexis Mac Allister, dan Harvey Elliott tak mampu mengalahkan kiper Palace, Dean Henderson, yang tampil sebagai pahlawan.

Kekalahan 2-3 lewat adu penalti ini menjadi sinyal bahwa pekerjaan rumah Liverpool masih panjang. Bagi Van Dijk, ini bukan hanya soal trofi pramusim, tapi cerminan kesiapan tim menyambut musim yang sangat menuntut.

Bek asal Belanda itu menegaskan bahwa Liverpool harus segera meningkatkan performa jika ingin bersaing serius di semua kompetisi musim 2025/2026.

“Musim ini akan sangat intens. Kami harus menunjukkan kualitas kami secara konsisten,” katanya.

Meski gagal juara, ada satu hal yang bisa diambil dari laga ini: para pemain baru langsung menunjukkan pengaruh besar. Hugo Ekitike, rekrutan dari PSG, mencetak gol pembuka hanya dalam empat menit pertama laga.

Jeremie Frimpong, yang juga baru didatangkan musim panas ini, mencetak gol kedua bagi Liverpool dengan gaya khasnya cepat, agresif, dan klinis di depan gawang. Kedua gol tersebut sempat membawa Liverpool unggul sebelum akhirnya Palace menyamakan kedudukan.

Baca Juga:Hujan Deras Picu Longsor di Bubulak Bogor, Jalan Setapak Tertutup MaterialSolusi Sampah Jabar, KDM Paparkan Pengelolaan Terintegrasi

Gol penyeimbang pertama Palace dicetak oleh Jean-Philippe Mateta dari titik penalti setelah Van Dijk melakukan pelanggaran terhadap Ismaïla Sarr. Momen itu menjadi titik balik yang menyulitkan Liverpool menjaga momentum.

Van Dijk tidak menampik kesalahan yang terjadi, namun ia lebih memilih menyoroti potensi para pemain baru. Ia menyebut bahwa Ekitike, Frimpong, dan pemain anyar lainnya telah menunjukkan adaptasi yang positif sejauh ini.

0 Komentar