JABAR EKSPRES – Harga emas di Indonesia pada hari ini, Minggu (10/8/2025), menunjukkan pergerakan yang bervariasi di beberapa merek dan lembaga penjualan. Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan Antam di Pegadaian dibanderol sekitar Rp 2.020.000 per gram, mengalami penurunan tipis sebesar Rp 8.000 dibandingkan harga kemarin yang berada di angka Rp 2.028.000 per gram.
Sementara itu, harga emas UBS justru mencatat kenaikan tipis. Pada hari ini, emas UBS dijual sekitar Rp 1.953.000 per gram, naik tipis dari harga sebelumnya. Untuk emas Galeri 24, harga berada di kisaran Rp 1.935.000 per gram, relatif stabil tanpa perubahan signifikan dari perdagangan sebelumnya.
Jika dilihat dari harga emas di pasar spot dunia, emas 24 karat per gram setara dengan sekitar Rp 1.775.683 per gram bila dikonversi menggunakan kurs dolar yang saat ini berada di level Rp 16.252,84.
Baca Juga:Zelenskyy Berpotensi Hadiri Pertemuan Trump–Putin di AlaskaJangan Salah Pilih! Ini Rekomendasi Starter SSR Gratis Uma Musume
Secara umum, harga emas fisik di Indonesia pada hari ini berkisar antara Rp 1.935.000 hingga Rp 2.020.000 per gram, tergantung pada merek dan tempat pembelian. Pegadaian, misalnya, menjual beberapa pilihan merek emas seperti Antam, UBS, dan Galeri 24 dengan selisih harga yang bervariasi, sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan dan preferensi.
Jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin, pergerakan harga emas kali ini terbilang kecil. Penurunan pada emas Antam sebesar Rp 8.000 per gram menjadi sorotan utama, mengingat Antam selama ini menjadi acuan harga emas batangan di Indonesia.
Meski demikian, emas UBS dan Galeri 24 tidak menunjukkan penurunan serupa, bahkan UBS mencatat sedikit kenaikan.
Penurunan tipis harga emas hari ini diduga dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas global yang bergerak stabil di tengah ketidakpastian pasar. Selain itu, permintaan emas di pasar domestik juga dapat memengaruhi harga harian, meskipun dalam skala yang lebih terbatas dibandingkan pengaruh pasar internasional.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, momen penurunan harga tipis seperti ini sering dianggap sebagai peluang untuk menambah kepemilikan logam mulia. Emas sendiri masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit di Indonesia, terutama karena sifatnya yang cenderung stabil dalam jangka panjang dan dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging asset) terhadap inflasi.
