“Secara teoritis, dimensi ini bisa menampung air hujan dalam intensitas sedang. Namun jika curah hujan tinggi dari arah hulu, genangan mungkin masih terjadi. Meski begitu, dengan dimensi saluran yang dibangun, air bisa surut lebih cepat,” jelasnya.
Alur saluran air yang dibangun akan mengarah ke titik tengah bundaran, yang kemudian meneruskan alirannya ke saluran eksisting di bagian bawah.
Skema ini dirancang agar sistem drainase dapat terintegrasi dan optimal dalam pengaliran air.
Baca Juga:Persib Siap Tempur di Super League dan ACL 2, Bojan Hodak Targetkan Start SempurnaChelsea Serius Incar Garnacho, MU Siap Lepas di Harga Diskon
“Saluran itu semua mengarah ke bundaran. Jalan yang baru kita bangun pun alirannya diarahkan ke sana. Di bagian tengah bundaran, ada saluran crossing yang meneruskan air ke jalur lama menuju ke arah bawah,” jelas Made.
Dari sisi fisik, pelebaran jalan dilakukan sepanjang 45 meter dengan lebar tujuh setengah meter. Sedangkan pada jalan eksisting atau Jalan Daeng, pelebaran dilakukan selebar enam meter, yang terdiri dari dua lajur.
“Panjang jalan baru sekitar 45 meter, lebarnya tujuh setengah meter. Sementara pelebaran pada bagian jalan yang lama sekitar enam meter, dan untuk Jalan Demang dua meternya,” paparnya.
Made menambahkan, meski secara konstruksi jalan sudah laik fungsi, pihaknya masih menunggu arahan lanjutan dari pimpinan daerah terkait perubahan bentuk bunderan agar menjadi simetris.
“Secara kontrak, proyek selesai tanggal 1 September 2025. Namun karena pimpinan ingin bentuk bundar yang simetris, maka kita sedang mengubah desain dari bentuk lonjong menjadi benar-benar bundar,” tutur Made.
Sebagai informasi, proyek ini dikerjakan oleh kontraktor CV Satia Anugerah Mandiri. Kontrak kerja dimulai pada 4 Juni 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 1 September 2025.
Sementara itu, komponen saluran seperti Yudit dan box culvert yang digunakan dalam proyek ini diproduksi oleh PT Beton Elemindo Perkasa (BEP) yang berlokasi di Jalan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga:Jay Idzes Sepakat Gabung Torino hingga 2029, Selangkah Lagi Cetak Sejarah di Serie AKebencanaan untuk Semua, Jateng Latih Penyandang Difabel Hadapi Situasi Darurat
Komponen tersebut dibuat di pabrik sehingga tinggal dipasang di lokasi, guna mempercepat proses pengerjaan dan menjamin kualitas sambungan antar komponen. (Mong)
