JABAR EKSPRES – Mutasi perwira tinggi dan menengah di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berlangsung.
Salah satu perubahan penting terjadi di Polda Jawa Barat, di mana jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) berganti.
Dalam Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025, Kombes Pol Surawan resmi dimutasi dari posisi Dirkrimum Polda Jabar ke jabatan baru sebagai Kepala Bagian Pengembangan, Penelitian, dan Pembinaan (Kabagjianminpol) Waketbid PPITK STIK Lemdiklat Polri.
Baca Juga:Jelang HUT RI ke-80, Warga Bandung Barat Dilarang Galang Dana di Jalan!Main Harga dan Kualitas, Mafia Beras Diringkus di Empat Daerah Jabar
Sebagai penggantinya, Kombes Pol Ade Sapari, yang sebelumnya bertugas sebagai pemeriksa INAFIS Madya di Bareskrim Polri, ditunjuk menjadi Dirkrimum Polda Jabar.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa mutasi adalah bagian dari penyegaran organisasi demi peningkatan prestasi kerja.
“Pak Ade Sapari (yang akan menjadi Dirkrimsus) pernah dinas di Jabar, tentu pilihan pimpinan menempatkan beliau di krimum Polda Jabar,” ucapnya di Mapolda Jabar, Rabu (6/8)
Hendra berharap di bawah kepemimpinan baru, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar dapat kembali mencatat prestasi gemilang.
“Kita berikan selamat kepada Pak Surawan yang telah banyak prestasi di sini, terlahir kita ungkap perdagangan manusia atau perdagangan bayi,” imbuhnya.
Selama memimpin Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan sukses mengungkap sejumlah kasus besar, di antaranya kasus pelecehan seksual oleh dokter spesialis anestesi di RSHS Bandung, pembunuhan ibu dan anak di Subang, kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon, serta sindikat perdagangan bayi jaringan internasional.
Mutasi ini menjadi momentum bagi Polda Jabar untuk memperkuat langkah penegakan hukum dan pengungkapan kasus besar di masa mendatang.(San)
Reporter: Sandi Nugraha
