JABAR EKSPRES – Touring dengan sepeda motor menjadi salah satu aktivitas favorit bagi banyak pengendara.
Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama teman atau komunitas, melintasi berbagai daerah, dan menjelajahi destinasi baru dengan kendaraan kesayangan.
Sensasi kebersamaan dan petualangan menjadi daya tarik utamanya.
Namun demikian, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Baik pengendara maupun pembonceng wajib memperhatikan perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket pelindung, masker, sarung tangan, dan jas hujan.
Baca Juga:Dua Pebalap Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit AragonBSU Batch 4 Belum Cair? Ini Solusi Jitu Agar Bantuan Rp600 Ribu Segera Masuk ke Rekening
Jas hujan penting untuk menghindari tubuh dan pakaian terkena air yang bisa membuat tidak nyaman di perjalanan.
Touring juga menuntut kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, pastikan tubuh dalam keadaan fit sebelum berangkat.
Tidur cukup, hindari begadang, serta konsumsi makanan bergizi adalah langkah awal yang wajib dilakukan.
Jika tubuh mulai terasa lelah di perjalanan, jangan ragu untuk beristirahat agar tetap waspada dan terhindar dari risiko kecelakaan.
Tak kalah penting, kendaraan yang digunakan juga harus dalam kondisi optimal.
Periksa ban, rem, sistem kemudi, dan mesin sebelum keberangkatan.
Pemeriksaan menyeluruh bisa dilakukan di bengkel resmi Honda atau AHASS untuk memastikan motor siap menempuh perjalanan jauh.
Ade Rohman, Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, menyampaikan bahwa selain kondisi fisik dan motor, pengendara juga perlu membawa perlengkapan dasar (tool kit) sebagai antisipasi jika terjadi situasi darurat.
Berikut beberapa perlengkapan yang disarankan untuk dibawa saat touring:
Baca Juga:Mobil BYD Atto 1 Meluncur, ini Spesifikasi dan HarganyaInfinix Hot 60 Pro Resmi Rilis di Indonesia Harga Rp 1 Jutaan, ini Kelebihannya
1. Kunci Busi – Sangat berguna saat motor mogok, terutama untuk memeriksa sistem pengapian.
Alat ini bisa digunakan untuk membuka busi baik pada motor matic, cub, maupun sport.
2. Obeng (+) dan (-) – Digunakan untuk membuka atau mengencangkan baut dan sekrup pada body motor.
Juga bisa digunakan untuk menyetel stasioner dan memeriksa bagian saluran bahan bakar.
3. Tang (Potong dan Longnose) – Memiliki banyak fungsi seperti memotong atau mengupas kabel, membuka baut slek, hingga mengganti rantai.
Tang juga bermanfaat sebagai alat bantu saat harus memegang mur/baut panas.
4. Kunci L (Hexagonal/Bintang) – Alat ini sering diperlukan untuk membuka bagian tertentu dari motor, terutama karena beberapa tipe motor memang dirancang dengan sistem baut yang hanya bisa dibuka menggunakan kunci ini.
