Viral! Aksi Tawuran Pemuda Pakai Sajam-Molotov Disorot Netizen, Polisi Turun Tangan

Viral! Aksi Tawuran Pemuda Pakai Sajam-Molotov Disorot Netizen, Polisi Turun Tangan
Viral! Aksi Tawuran Pemuda Pakai Sajam-Molotov Disorot Netizen, Polisi Turun Tangan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah video tawuran antar kelompok pemuda di kawasan Gerbang Tol Limo, Cinere, Depok, viral di media sosial dan memicu sorotan netizen.

Dalam rekaman yang beredar pada Kamis (24/7/2025), tampak para pemuda tersebut membawa senjata tajam (sajam) dan bahkan bom molotov.

Awalnya, sejumlah pemuda terlihat berboncengan menggunakan sepeda motor dan berkumpul di salah satu gang sempit dekat lokasi.

Suara klakson mereka membahana, seolah menjadi sinyal dimulainya aksi tawuran.

Baca Juga:Kenapa Data PIP Tidak Ditemukan Meski Sudah Terdaftar? Ini Penyebab yang Perlu DiketahuiiOS 26 Beta 4 Dirilis, ini Fitur Barunya

Beberapa saat kemudian, bentrokan pun berpindah ke depan Gerbang Tol Limo.

Para pelaku terlihat berhamburan dari sepeda motor, berlari sambil mengacungkan senjata tajam ke arah kelompok lawan.

Suasana semakin panas ketika kobaran api diduga bom molotov terlihat menyala di tengah jalan.

Tawuran berlangsung cepat, para pelaku kemudian melarikan diri ke dalam gang setelah menyadari situasi mulai tidak terkendali.

Polisi Turun Tangan

Kapolsek Cinere, AKP Pesta Simanjuntak, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami sedang selidiki,” ujar AKP Pesta, Kamis (24/7).

Meski demikian, Pesta menjelaskan bahwa jajaran kepolisian rutin melakukan patroli malam dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Ia juga menyampaikan bahwa bentrokan tersebut sempat digagalkan oleh warga sekitar sebelum sempat terjadi kontak fisik lebih lanjut.

Baca Juga:Telkomsel Terapkan Prinsip Keberlanjutan ESG Melalui Dukungan Kampanye 'Judi Pasti Rugi' di BandungPeluncuran Piagam Wajib Pajak: Komitmen Baru Menuju Sistem Perpajakan yang Adil dan Berkelanjutan

“Kami patroli dari jam 12 malam sampai jam 5 pagi. Tapi kejadian itu belum sempat bentrok, karena sudah dihalau warga,” tambahnya.

Beberapa warga berharap agar pengamanan di wilayah rawan tawuran seperti Limo dan Cinere dapat ditingkatkan, termasuk dengan pemasangan CCTV dan patroli gabungan yang lebih aktif.

0 Komentar