JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyampaikan persoalan pendidikan di wilayah Kecamatan Tenjo kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Pembangunan ruang kelas baru untuk SMA Negeri 1 Tenjo merupakan satu aspirasi dari masyarakat saat reses masa sidang III.
Sastra mengatakan, SMA Negeri 1 Tenjo mengalami kekurangan ruang kelas, di mana hanya ada 16 ruangan. Sementara rombongan belajar (Rombel) sebanyak 30 kelas.
Baca Juga:Promo Pemasangan SR Baru Air Bersih Rp550 Ribu, PDAM Tirta Anom Luncurkan Program MerdekaPerkuat Ketahanan Siber Daerah, Kabupaten Bandung Barat Resmi Miliki CSIRT
“Saya mendapatkan keluhan dari masyarakat pas kunjungan ke sekolah alhamdulillah ada respon dari gubernur soal ruang kelas untuk sekolah,” ujarnya, Selasa (22/7).
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespon aspirasi dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
Dedi berjanji akan segera membangun kekurangan ruang kelas di SMA Negeri 1 Tenjo tersebut.
“Ini saya lagi di Kabupaten Bogor, mendapatkan laporan dari ketua DPRD, SMA Negeri 1 Tenjo, ada 30 kelas, tapi hari ini baru 16 kelas. Berarti kurang 14 (ruang kelas),” ucapnya.
Ia mengaku, akan langsung mengirimkan timnya untuk melakukan pengecekan dan assesment kebutuhan kelas di SMA Negeri 1 Tenjo.
Tak hanya itu, pihaknya akan langsung melakukan pembangunan pada pekan ini tanpa menggunakan APBD Provinsi Jawa Barat.
“Hari ini juga tim saya datang ke Tenjo kemudian dalam minggu ini langsung dibangun, non APBD,” tegasnya.
Baca Juga:Menilik Progres Mesin Pengolahan Sampah Insinerator di Pasar CiwastraTumbuhkan Ekonomi Secara Merata, Wakil Ketua MPR Dukung Koperasi Desa Merah Putih
Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan perbaikan sektor pendidikan di wilayahnya, terlebih di Kabupaten Bogor.
“Kita jaga pendidikan di Jawa Barat, apalagi di Bogor harus mantap,” pungkasnya.
Reporter: Sandika Fadilah
