Kamu punya hak untuk memilih hidupmu sendiri. Kamu bukan sekadar konsumen yang ditargetkan iklan. Kamu bukan sekadar objek pajak. Kamu lebih dari sekadar statistik kelas menengah yang katanya menjadi tulang punggung ekonomi. Kamu adalah makhluk yang punya mimpi, logika, dan perasaan.
Kami tahu sistem ini memang dibangun agar kamu terus berjalan di atas treadmill kehidupan, terus berlari supaya ekonomi berputar. Tapi ingat, kamu juga punya rem.
Silakan kerja keras, cari uang sebanyak yang kamu mau. Tapi pastikan kamu tahu untuk siapa dan untuk apa kamu melakukannya. Karena kalau tidak, kamu akan selamanya merasa lelah.
Baca Juga:7 Jenis Konfigurasi Mesin Sepeda Motor dan Karakteristiknya, Bukan Hanya 1 SilinderJangan Anggap Remeh! Ini Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli Mesin
Kami tidak ingin kamu menjadi generasi yang bekerja sekeras-kerasnya, tapi justru kehilangan arah hingga mati rasa. Kami tahu rasanya bangun tidur masih mengantuk berat, padahal belum memulai apa-apa. Karena di kepala sudah penuh dengan tagihan, cicilan, dan rasa gagal karena belum seperti teman-temanmu. Overthinking saat membayangkan kehilangan pekerjaan atau tiba-tiba sakit. Kami tahu rasanya, karena Kami juga pernah di titik itu.
Tapi tahukah kamu, apa momen yang mengubah hidup Kami?
Saat Kami mulai mengabaikan apa kata orang dan mulai memikirkan apa yang Kami sendiri inginkan. Kami mulai berani berkata “cukup.” Kami berhenti membeli barang hanya untuk mengesankan orang-orang yang bahkan tidak peduli pada Kami.
Kami mulai mengatur keuangan Kami sedikit demi sedikit, demi mimpi Kami sendiri. Dan perlahan, beban itu terasa lebih ringan.
Kami bekerja keras bukan untuk terlihat sukses, tapi supaya bisa hidup sesuai dengan pilihan kami.
Kamu berhak bermimpi besar, punya rumah bagus, mobil keren, liburan ke luar negeri, semua itu sah-sah saja. Tapi pastikan kamu melakukannya karena memang kamu menginginkannya, bukan karena takut dianggap gagal.
Karena pada akhirnya, yang paling mahal bukanlah gaya hidupmu.
Yang paling mahal adalah kebebasanmu.
Kamu tidak harus menjadi korban sistem.
Hari ini, kamu sudah mengambil langkah paling penting: kamu mulai sadar. Dan itu saja sudah membuatmu berbeda dari jutaan orang di luar sana yang masih terjebak di dalam “roda hamster” yang sama.
