IHSG Cetak Rekor Tertinggi Tembus 7.366, Saham MBMA Naik 3,3 Persen

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Tembus 7.366, Saham MBMA Naik 3,3 Persen
IHSG Cetak Rekor Tertinggi Tembus 7.366, Saham MBMA Naik 3,3 Persen
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa gemilang di awal pekan. Pada pembukaan perdagangan Senin pagi, 21 Juli 2025, IHSG langsung melesat ke posisi 7.366,31, menjadikannya sebagai rekor pembukaan tertinggi sepanjang tahun 2025sejauh ini.

Dalam satu menit pertama perdagangan, indeks mencatat penguatan 0,74 persenke level 7.366,28, dengan nilai transaksimencapai Rp587,6 miliardan volume perdaganganmenembus 854,2 juta lembar saham. Momentum positif ini menunjukkan sentimen pasar yang cukup optimistis menyambut pekan baru.

Sejumlah indeks utama ikut mengiringi penguatan IHSG, seperti:

  • LQ45
  • IDX30
  • Jakarta Islamic Index (JII)
  • MNC36

Meskipun penguatan masih berada di bawah 1 persen, hal ini menunjukkan kekuatan pasar yang cukup solid secara menyeluruh.

Baca Juga:Spoiler One Piece Chapter 1137: Tangisan Bonney Membakar Amarah Kuma, Gorosei Saturn Kena Tinju NerakaKUR BRI 2025 Online Cuma Pakai KTP Cair Hingga Rp50 Juta

Dari sisi sektoral, penguatan terbesar berasal dari sektor bahan baku, yang mencatat lonjakan 1,17 persen. Selain itu, sektor properti, keuangan, kesehatan, dan transportasijuga turut menopang laju indeks secara keseluruhan.

Beberapa saham unggulan berhasil menjadi top gainers di dalam konstituen LQ45, di antaranya:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)naik 3,64 persenke harga Rp570per saham.
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)naik 2,61 persenke level Rp590.
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)juga menguat 2,45 persenke harga Rp1.880per saham.

MBMA menjadi sorotan karena berhasil mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi saham paling bersinar di awal perdagangan.

Di sisi lain, beberapa saham terpantau mengalami koreksi dan menjadi top losers hari ini, yaitu:

  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)turun 0,60 persenke Rp1.670.
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)melemah 0,44 persenke Rp2.240.
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)terkoreksi 0,41 persenke Rp1.200.

Kenaikan IHSG di awal pekan ini menjadi sinyal positif bagi investor, terlebih ditopang oleh sektor-sektor strategis dan saham-saham unggulan. Apakah tren positif ini akan berlanjut sepanjang pekan? Para pelaku pasar tentunya akan terus mencermati dinamika ekonomi global dan regional dalam beberapa hari ke depan.

0 Komentar