Pria di Baleendah Tewas Dikeroyok, Polisi Lakukan Ekshumasi

Pria di Baleendah Tewas Dikeroyok, Polisi Lakukan Ekshumasi
Video viral Seorang pria di Baleendah, Kabupaten Bandung alami pengeroyokan oleh sekelompok orang hingga akhirnya meninggal dunia. Foto Tangkapan layar.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang pria berinisial A tewas usai dikeroyok oleh sekelompok orang di Jalan Raya Laswi, Cipicung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Aksi pengeroyokan itu terekam dalam video yang viral di media sosial dan saat ini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Dalam video yang beredar, korban yang mengenakan sweater dan topi hitam datang bersama temannya menggunakan motor matic merah.

Baca Juga:Berjalan Dua Bulan, Nilai BSU Tembus Rp6,88 Triliun!Volume APBD Perubahan 2025 Bakal Naik jadi Rp32,82 Triliun, Efek Pemutihan Pajak?

Saat baru tiba dan belum sempat turun dari motor, korban langsung dipukuli oleh sejumlah orang di lokasi kejadian. Meskipun sempat ada yang melerai, aksi kekerasan tetap berlanjut hingga korban mengalami luka serius.

Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 8 Juli 2025. Namun pihak keluarga korban baru melaporkan kasus ini ke kepolisian setelah korban meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia dan sudah dimakamkan. Laporan baru kami terima setelah keluarga datang ke kantor polisi,” kata Luthfi saat ditemui, Jumat (18/7/2025).

Luthfi menjelaskan, setelah menerima laporan Satreskrim Polresta Bandung bersama Polsek Baleendah langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap para pelaku.

Pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim forensik untuk melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam.

Ekshumasi sendiri dijadwalkan pada Sabtu (20/7) untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Ekshumasi dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” ujarnya.

Penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mengidentifikasi rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca Juga:Tak Hanya Lewat Grup Facebook, Sindikat Penjualan Bayi Ternyata juga Berawal dari Orang Tua yang Jual Anaknya!Terdampak Kebijakan 50 Siswa per Rombel, Sekolah di Bandung Lakukan Penyesuaian

“Kami sedang berupaya mengidentifikasi pelaku berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV,” kata Luthfi. (Agi)

0 Komentar