Tahun Ajaran Baru Dimulai, Pemkot Bandung Perketat Kembali Jam Malam bagi Siswa

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat meninjau kegiatan MPLS di SMA Kartika, Jalan Pramuka, Kota Bandung, Rabu (16/7). (Sadam Husen Soleh Ramdhani)
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat meninjau kegiatan MPLS di SMA Kartika, Jalan Pramuka, Kota Bandung, Rabu (16/7). (Sadam Husen Soleh Ramdhani)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tahun ajaran baru 2025/2026 dimulai, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali memperketat aturan jam malam bagi pelajar. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin dan kondusif bagi siswa.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa penerapan jam malam dinilai efektif dalam mendorong perubahan perilaku pelajar. Ia mendukung penuh pembatasan aktivitas siswa di luar rumah hingga pukul 21.00 WIB.

“Jam 9 malam anak-anak harus tidur. Apalagi sekarang masuk sekolah jam 6.30 pagi. Ini mendidik anak-anak supaya disiplin,” ujar Erwin, di Jalan Pramuka, Kota Bandung, Rabu (16/7).

Baca Juga:Tiga Staf DPRD Banjar Dipanggil Polisi, Dugaan Tipu Gelap Oknum Dewan Makin TerkuakDari Sampah Jadi Cuan, Warga Cibabat Buktikan Maggot Bisa Atasi Limbah dan Hasilkan Uang

Erwin berharap dengan pola tidur yang lebih teratur, siswa bisa memulai hari lebih awal dan produktif. Sehingga, siswa bisa lebih efektif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Kalau bisa tidur di bawah jam 10, mereka bisa bangun jam setengah empat subuh. Bisa tahajud, salat subuh, olahraga, sarapan, lalu berangkat ke sekolah. Saya rasa itu cerdas,” jelasnya.

Pemkot Bandung pun memastikan patroli jam malam tetap berjalan. Meski belakangan ini tidak ditemukan siswa yang berkeliaran di malam hari, patroli rutin terus dilakukan oleh jajaran pemerintah kota bersama aparat kepolisian dan TNI.

“Beberapa kali saya patroli malam, Alhamdulillah, tidak menemukan siswa yang berkeliaran. Waktu saya keliling dengan Pak Kapolres, Pak Dandim, dan lainnya, ternyata efektif juga,” ungkap Erwin.

Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari semangat kolaborasi antarinstansi di lingkungan Forkopimda.

“Kami mengedepankan bukan egosektoral, tapi egosentris. Kolaborasi dan gotong royong jadi kunci. Kami bersama-sama mencari solusi untuk memberi kemaslahatan bagi masyarakat Kota Bandung,” tuturnya.

Dengan pengetatan jam malam ini, Pemkot Bandung berharap siswa dapat lebih fokus pada pendidikan dan memiliki pola hidup yang sehat dan teratur. (Dam)

0 Komentar