Komitmen Wujudkan “Self Awareness is The New Superpower” di Tengah Krisis Kesehatan Mental Remaja

Komitmen Wujudkan "Self Awareness is The New Superpower" di Tengah Krisis Kesehatan Mental Remaja
0 Komentar

 

Angka-angka ini menjadi fondasi kuat mengapa IKIP Siliwangi dan STIKes Budi Luhur Cimahi memilih untuk menjadi pionir dalam menyediakan solusi inovatif dan holistik bagi mahasiswanya.

Jatidiri.app: Membangun Fondasi Kesehatan Mental dan Potensi Diri

Penandatanganan MoU bersejarah ini dilakukan langsung oleh tiga sosok kunci: Maulis Taufik K. Purwadinata, CEO Jatidiri.app; Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd., Rektor IKIP Siliwangi; dan Sri Wahyuni, S.Pd., M.Kes., Ph.D., Ketua STIKes Budi Luhur Cimahi.

Kehadiran mereka menegaskan komitmen kuat dari ketiga belah pihak untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif dan suportif.

Baca Juga:IAW Usulkan Presiden Terbitkan Keppres Audit Ulang Tanah BersejarahDesain AION UT Bergaya Eropa, Berikut Filosofinya

Acara ini juga menjadi momen pengukuhan para pembina dan dewan pakar Jatidiri.app, yang terdiri dari nama-nama terkemuka di bidangnya. Mereka adalah Brigjen (Purn) Dr. Arief Budiarto, DESS, Psikolog selaku Pembina, serta lima dewan pakar: Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. (juga Rektor IKIP Siliwangi), Dr. Eki Baihaki, M.Si., Dr. Dini Dewi Heniati, S.H., M.H., Dr. dr. Pandith Aribowo, M.M., FISQua, CHAE, dan Aldin Aldama, S.Sos., M.Si. Deretan pakar ini menjamin kualitas dan kredibilitas layanan yang ditawarkan oleh Jatidiri.app.

Dalam sambutannya yang inspiratif, Maulis Taufik K. Purwadinata menyampaikan esensi dari kemitraan ini: “Hari ini, kita tidak hanya berkumpul, tapi merayakan keberanian untuk menatap ke dalam diri, untuk memahami ‘Jatidiri’ kita yang sesungguhnya. Di era serba cepat ini, mudah bagi kita untuk tersesat, melupakan suara hati kita.

Jatidiri.app hadir sebagai pengingat bahwa setiap dari kita adalah unik, berharga, dan memiliki potensi tak terbatas. Aplikasi ini bukan sekadar alat, tapi teman perjalanan dalam menemukan keseimbangan dan kebahagiaan.” Ia juga menegaskan bahwa kesehatan mental adalah fondasi dari segala pencapaian, dan melalui teknologi ini, Jatidiri.app membuka ruang dialog jujur dengan diri sendiri untuk merawat pikiran dan emosi.

0 Komentar